INDONESIATREN.COM - Rabu pekan depan, 27 Mei 2026, adalah Hari Raya Kurban atau Idul Adha. Pada hari yang senantiasa menghadirkan makna kebersamaan, rasa syukur, dan berbagi dengan orang-orang terkasih ini, menyajikan hidangan dari daging kurban menjadi momen spesial terbaik bagi keluarga di rumah.
Aroma masakan berbahan daging kambing pun mulai terasa begitu dekat dengan suasana kebersamaan keluarga. Daging kambing bukan hanya identik dengan sate atau gulai, namun juga bisa diolah menjadi beragam hidangan lezat yang menggugah selera. Mulai dari tongseng, tengkleng, krengsengan, hingga olahan modern dengan sentuhan rempah Nusantara.
Baca juga: Wajah Halus Mulus Berkat Resep Terapis: Masker dan Scrub Kopi Jeruk Nipis
Dengan pengolahan yang tepat, daging kambing dapat menjadi sajian istimewa yang empuk, gurih, dan kaya cita rasa, tanpa bau prengus berlebih. Inilah momen terbaik untuk berkreasi di dapur, dengan menghadirkan menu spesial yang bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga dapat mempererat kehangatan bersama orang-orang tercinta.
Salah satu menu istimewa berbahan dasar daging kambing yang pas disajikan pada Hari Raya Kurban adalah krengsengan kambing. Masakan asal Jawa Timur ini populerdi daerah Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya. Masakan ini dikenal berkat olahan daging yang berbumbu kuat, dipadu dengan rasa gurih, manis, pedas, dan aroma rempah yang khas.
Berikut, resep masakan khas Jawa Timur berbahan dasar daging kambing.
Bahan-bahan :
500 gr daging kambing, potong kecil
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
1 batang serai , memarkan
3 sdm kecap manis (sesuaikan dengan selera)
1 sdm petis udang (opsional, agar lebih khas saja)
500 ml air
2 sdm minyak untuk menumis
Garam secukupnya
Gula merah secukupnya
Kaldu sapi bubuk secukupnya (opsional)
Cabai rawit utuh (sesuai selera)
Bumbu halus:
6 siung bawang merah
4 siung bawang putih
5 buah cabai merah keriting
8-10 cabai rawit (sesuai selera jika ingin rasa pedas)
3 butir kemiri (disangrai sebelumnya)
1 sdt ketumbar
½ sdt merica
2 cm kunyit
2 cm jahe
Cara membuat:
Cuci bersih daging kambing, lalu rebus sebentar, sekitar 10-15 menit, agar lebih empuk dan aroma khas kambing (prengus)-nya berkurang. Potong sesuai selera
Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam, daun jeruk, dan serai
Masukkan daging kambing, aduk hingga berubah warna dan bumbu meresap
Tambahkan air, kecap manis, dan petis udang. Masak dengan api kecil hingga daging empuk
Bumbui dengan garam, gula merah, dan kaldu sapi bubuk, jangan lupa koreksi rasa
Tambahkan cabai rawit utuh jika suka pedas. Masak hingga kuah menyusut dan agak mengental
Sajikan hangat dengan taburan bawang goreng dan nasi putih.
Menu hidangan terik daging sapi
Tips agar daging kambing empuk dan tidak prengus:
Gunakan jahe dan serai lebih banyak untuk mengurangi aroma khas kambing
Jangan terlalu sering diaduk saat awal memasak, agar tekstur daging tetap juicy
Bisa ditambahkan irisan tomat hijau untuk rasa segar khas Jawa Timur.
Tips memakai buah nanas untuk membuat daging kambing empuk dan tidak berbau prengus:
Gunakan nanas secukupnya.
- Ambil sekitar ¼ atau ½ buah nanas matang untuk 1 kg daging kambing
- Bisa diparut atau di-blender halus
- Lumuri daging kambing, jangan terlalu lama
- Lumuri daging kambing dengan nanas parut secara merata.
- Diamkan 15-30 menit saja, jangan sampai lebih, karena daging bisa menjadi lembek atau hancur saat dimasak
- Bilas ringan (opsional)
- Setelah dimarinasi, bisa dibilas sebentar atau langsung dimasak
- Jika ingin aroma rempah lebih kuat, langsung masak tanpa bilas
- Tambahkan rempah anti prengus agar hasil lebih sedap, gunakan:
- Jahe
- Serai
- Daun jeruk
- Ketumbar
- Bawang putih
- Kayu manis atau kapulaga
(Untuk masakan tongseng atau gulai)
Catatan penting:
Untuk kambing muda, waktu marinasi cukup 10-15 menit, karena dagingnya memang sudah lebih empuk.
Baca juga: Resep Mangle Tahun 1965: Olah Biji Durian Jadi Kerupuk
Menu krengseng kambing
Terik Daging Sapi
Olahan lain yang juga menggugah selera saat dihidangkan pada Hari Raya Kurban adalah masakan terik daging sapi. Sajian ini memadukan daging sapi pilihan yang dimasak perlahan dengan bumbu rempah khas Nusantara, santan gurih, serta cita rasa manis gurih yang meresap hingga ke dalam daging. Aroma harum serai, daun salam, daun jeruk, dan rempah pilihan, menghadirkan kehangatan di setiap suapannya.
Tidak hanya lezat, terik daging sapi juga menjadi menu istimewa yang cocok disajikan saat berkumpul bersama keluarga besar. Nikmat disantap dengan nasi hangat, sambal, kerupuk, atau pelengkap sederhana, membuat suasana makan semakin penuh cerita dan keakraban.
Berikut, resep masakan terik daging sapi khas Jawa Tengah.
Bahan:
- 500 gr daging sapi (pilih sengkel atau sandung lamur, potong dadu)
- 2 lembar daun salam
- 2 batang serai (geprek)
- 3 lembar daun jeruk
- 1 ruas lengkuas (geprek)
- 1 sdm gula merah
- garam dan kaldu sapi bubuk secukupnya
- 2 sdm minyak untuk menumis
- 500 ml santan sedang
- 200 ml santan kental
Bumbu halus:
- 8 bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri (disangrai)
- 1 sdt ketumbar
- ½ sdt merica
- ½ sdt jintan
- 1 ruas jahe
- 1 ruas kunyit
Cara membuat :
- Rebus daging sebentar (kurang lebih 15 menit), buang air pertama agar lebih bersih dan tidak terlalu berlemak
- Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan daun salam, daun jeruk, dan lengkuas
- Masukkan daging, aduk hingga berubah warnanya
- Tuang santan sedang, masak api kecil sampai daging empuk
- Tambahkan santan kental, gula merah, garam dan kaldu sapi bubuk secukupnya sesuai selera
- Masak hingga kuah agak menyusut dan bumbu meresap.
Tips agar lebih menarik:
- Tambahkan tahu atau telur rebus supaya lebih mirip dengan terik rumahan khas Jawa Tengah.
- Jika menyukai rasa pedas, tambahkan cabai merah keriting saat menghaluskan bumbu.
- Masak dengan api kecil supaya santan tidak pecah
Sangat cocok disajikan dengan nasi hangat, sambal, dan kerupuk, atau emping.
Selamat mencoba. (*)
