Pemkab Sukabumi Tunggu Kajian BMKG Soal Relokasi Pascabencana Longsor di Cibadak

Kamis, 25 Jan 2024 16:33
    Bagikan  
Pemkab Sukabumi Tunggu Kajian BMKG Soal Relokasi Pascabencana Longsor di Cibadak
Indonesiatren.com/Hendi Suhendi

Pemkab Sukabumi menunggu kajian dari pihak BMKG terkait longsor di Cibadak, untuk menentukan apakah perlu relokasi atau tidak.

INDONESIATREN.COM - Pemkab Sukabumi menunggu kajian dari pihak BMKG terkait longsor di Cibadak, untuk menentukan apakah perlu relokasi atau tidak. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri saat melakukan pengecekan langsung ke lokasi pascabencana longsor yang menimbun belasan rumah di Kampung Cibatu Hilir, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis 25 Januari 2024.

Dalam pantauannya, Iyos memastikan kesiapan posko tanggap darurat bencana dan dapur umum untuk warga penyintas bencana. Terutama dari sisi sarana, prasarana, hingga kesiapan personel.

"Pengungsian sudah disiapkan di Perumahan Taman Bolo. Dapur umum juga siap. Kebutuhan akomodasi bisa kita tutupi. Kebutuhan lain masih terus kita koordinasikan dengan pihak lain," kata Iyos.

Baca juga: Ngeri! 12 Rumah Tertimbun Longsor Cibadak Sukabumi

Diketahui, data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, longsor menimbun 12 rumah dan mengakibatkan 51 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Selain itu, 67 rumah warga lainnya yang ada di sekitar lokasi kejadian terancam. Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Sukabumi masih menunggu kajian dari tim ahli, khususnya BMKG, apakah diperlukan relokasi atau tidak.

"Ini harus segera ada solusi. Ketika nanti berdasarkan kajian BMKG harus relokasi, akan kita perhatikan untuk relokasinya. Kalau memungkinkan untuk dibangun kembali atau direnovasi, kita upayakan dengan fasilitas yang ada," imbuhnya.

Iyos pun mengimbau agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan. Selain itu aparat setempat khususnya para RT, RW, Lurah dan Camat untuk aktif memantau warganya yang terdampak bencana secara rutin.

Baca juga: 3 Anak Tewas di Lokasi Galian Pasir di Nyalindung Sukabumi

"Ketika turun hujan lebat, kalau memang rumah harus dikosongkan, segera kosongkan. Apalagi yang 67 rumah yang terancam. Saya juga minta kepada Pak RW di sini untuk terus mengingatkan masyarakat," kata Iyos.

Diberitakan sebelumnya, Belasan rumah di Kampung Cibatu Hilir, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tertimbun longsor pada Rabu, 24 Januari 2024.

Longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Warga juga sempat merekam detik-detik terjadinya sebuah tebing belasan meter longsor, diiringi suara gemuruh dan retakan. Dalam video yang beredar terdengar pula beberapa ibu-ibu histeris.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja