INDONESIATREN.COM - Guru dan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegalega di Kampung Tegalega, Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa, 30 Juni 2026, terlihat antusias dan gembira, ketika memperlihatkan alat-alat marching band baru yang kini dimiliki institusi pendidikan itu. Peralatan baru ini didapat dari Presiden RI, Prabowo Subianto, lengkap dengan speaker mini dan peralatan pengatur nada, yang dikirimkan ke sekolah itu, agar tidak kembali menggunakan alat-alat lama sebelumnya.
Semua peralatan marching band baru itu kini tersimpan di sekolah. Juga masih disimpan sebagai kenang-kenangan: seluruh alat marching band lama, yang terdiri dari kaleng bekas, gendang pipa plastik, serta galon air mineral kosong. Peralatan lama ini sebelumnya dipakai untuk menggelar atraksi marching band dalam acara kelulusan para murid Kelas 6 sekolah itu.

Atraksi digelar dalam rangka memeriahkan kelulusan murid Kelas 6
Baca juga: Cegah Kenakalan Remaja, Kejati Jabar Gelar Kegiatan ”Jaksa Masuk Sekolah” di SMKN 1 Cimahi
Atraksi ini viral di media sosial (medsos), sehingga mengundang perhatian Presiden, yang langsung mengirimkan peralatan marching band lengkap dan baru ke sekolah itu. Sebelumnya, sekolah ini hanya punya dua alat musik kolintang logam gendong, yang sekrup dan murnya sering longgar saat digunakan.
Tidak hanya menggunakan barang bekas, pihak sekolah juga menyiapkan pipa air ukuran kecil sepanjang dua meter sebagai alat bagi pemandu marching band. Cibiran orang pun dianggap angin lalu oleh guru di sekolah ini, semata agar acara kelulusan para murid Kelas 6 bisa berlangsung dengan lancar dan meriah.

Peralatan lama marching band masih disimpan sebagai kenang-kenangan
Baca juga: SDN Jatimakmur V, Sekolah Sarat Prestasi di Kota Bekasi
Heri Rahadian, guru pembina marching band SDN Tegalega, mengatakan, ide awal penggunaan alat dari barang bekas itu berasal dari warga yang menjadi anggota Komite Sekolah. “Awal mulanya, kita kan ada acara perpisahan. Inisiatifnya dari warga komite, bukan dari sekolah. Berencana saya ingin memeriahkan acara tersebut. Karena kita tidak punya (peralatan marching band), saya pikir, kenapa tidak pakai alat yang dekat dengan anak-anak? Makanya, saya instruksikan ke anak-anak, siapa yang punya kaleng, ember, jerigen, atau apa saja, silahkan bawa, kita akan bikin grup marching band,” kata Heri.
“Ternyata, mereka bawa kaleng biskuit dan galon. Walaupun tidak dimainkan dengan alat asli, tapi intinya dapat untuk mengajar anak-anak. Saya berpikir, walaupun alatnya sederhana, tapi intinya adalah: skill mereka bisa saya angkat. Kemampuan mereka bisa dikembangkan,” ujar Heri.
Peralatan marching band baru dari Presiden Prabowo Subianto
Guru yang kini berusia 40 tahun itu mengaku terharu, bangga, dan bahagia atas perhatian Presiden bagi sekolahnya ini. “Saya sangat terharu. Terharu, bangga, bahagia. Tidak nyangka, sangat tidak nyangka, respon Pemerintah Pusat sangat cepat. Begitu videonya viral, dihubungi langsung, ternyata langsung datang. Saya terima kasih banget kepada Bapak Presiden, yang telah mengasih seperangkat alat marching band yang sungguh luar biasa. Sehingga anak-anak kami bisa menggunakan alat marching band yang asli, yang sewajarnya, yang sungguh luar biasa. Tidak sama kaleng lagi,” urai Heri.
“Semoga Bapak Presiden sehat selalu. Kemudian, untuk segala unsur yang terlibat, seperti Bapak Sekretaris Kabinet, Bapak Ojang, Bapak Dinas Pendidikan. Kemudian, para netizen semua di sosial media yang ikut serta. Kemudian, dari App-nya akun Ibu Endah Indah Hardani, sehingga videonya bisa dikenal se-Indonesia,” tutur Heri.
Murid dan guru SDN Tegalega ucapkan terima kasih kepada Presiden
“Ini kan bantuan Presiden, ini langsung bantuan Presiden, suatu yang langka bagi sekolah-sekolah lain. Berpun dicibir, kurang lengkap, tapi ini kan bantuan Presiden. Ini sungguh luar biasa, sungguh luar biasa bagi kami. Karena kami tidak membayangkan, kami bisa mendapatkan atau memiliki alat marching band yang selengkap ini. Perhatian Bapak Presiden ke kami sungguh luar biasa,” ujar Heri. (*)
