Agar Tetap Awet, Lakukan Ini Setelah Motor Terjang Genangan Air Hujan

Sabtu, 6 Jan 2024 19:56
    Bagikan  
Agar Tetap Awet, Lakukan Ini Setelah Motor Terjang Genangan Air Hujan
Pexels/Victor Armas

Ilustrasi pengendara motor menerjang hujan. Berikut aspek yang harus pemotor perhatikan saat musim hujan.

INDONESIATREN.COM - Saat musim hujan, seringkali memberikan tantangan ekstra bagi para pengendara motor di jalanan.

Pasalnya, musim hujan ini memicu adanya genangan air di jalan yang bisa merusak berbagai komponen motor.

Oleh karena itu, penting bagi para pemilik motor untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh pada motor setelah menerjang hujan.

Seperti aspek ban. Ban sangatlah mempengaruhi keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan menggunakan motor.

Baca juga: Seorang Warga di Nunukan Kalimantan Utara Hancurkan Jalan Cor yang Baru Kering, Netizen: SDM Rendah!

Berikut langkah yang harus pemotor lakukan untuk menghadapi musim hujan:

1. Pemeriksaan tekanan ban

Mengecek tekanan ban setelah motor melalui hujan adalah langkah awal yang sangat penting. Ban yang kurang angin juga akan membuat perjalanan tidak nyaman. Namun dapat meningkatkan resiko kecelakaan.

Tekanan angin ban sepeda motor yang direkomendasikan biasanya berkisaran antara 29 psi untuk roda depan dan 33 psi untuk roda belakang.

Jika tekanan ban berkurang hal ini dapat membuat daya cengkraman pada ban juga menurun apatah lagi pada jalan basah bisa meningkatkan kehilangan kendali.

Baca juga: Kemenhub Pastikan Pembangunan Double Track Kereta Api Rampung Pertengahan 2024

2. Pelihara rantai motor

Rantai motor merupakan suatu komponen penting yang berperan sebagai penggerak.

Rantai yang rentan terhadap dampak air hujan akan menyebabkan rantai menjadi kering, yang jika dibiarkan akan mengakibatkan bunyi yang tidak diinginkan.

Alangkah baiknya, setelah berkendara di hujan, selalu pastikan untuk membersihkan dan melumasi rantai motor.

Selain itu, periksalah ketegangan rantai motor. Pastikan ketegangan rantai tidak terlalu kencang atau terlalu kendur, agar rantai dan gir tidak mudah aus atau terlepas dari posisinya.

Baca juga: Dua Pengendara Mobil Kejar-Kejaran di dekat Gerbang Tol Pedati, Netizen Beberkan Kronologinya

Ketegangan rantai sepeda motor biasanya harus dalam kisaran 2 cm untuk memastikan kinerja yang optimal.

3. Pengeraman rem depan

Setelah melalui hujan, penting untuk memeriksa bagian pengereman motor, terutama pada bagian depan.

Kotoran dapat menumpuk pada kampas rem dan piringan cakram, menyebabkan kinerja pengereman menjadi kurang efektif.

Periksa kondisi kampas rem dan piringan cakram, dan bersihkan jika diperlukan. Pastikan tidak ada kotoran yang menyebabkan gesekan yang tidak diinginkan.

Baca juga: Masya Allah, Pria Ini Meninggal Dunia saat Dzikir seusai Sholat Subuh di Masjid Kabupaten Aceh Besar

4. Jaga busi

Bagian busi dan tutup busi motor juga perlu mendapatkan perhatian setelah motor melalui hujan.

Periksa busi untuk memastikan tidak ada rembesan air yang dapat mengganggu proses pengapian.

Jika terdapat rembesan air, segera keringkan dengan kain lap untuk menghindari gangguan pada sistem pengapian.

5. Cek filter udara

Filter udara, yang berfungsi menyaring debu dan kotoran, juga rentan terhadap dampak air hujan.

Baca juga: Yuk, Kurangi! dr Kevin Mak Ungkap Bahaya Mengonsumsi Minuman Sachet, Bisa Mengakibatkan Penyakit Ini

Pastikan filter udara tetap kering dan bersih. Hindari melewati genangan air yang tinggi agar filter udara tidak terkena air yang dapat mengganggu pembakaran di mesin.

6. Pastikan kondisi knalpot aman

Terakhir, namun tidak kalah penting, adalah memeriksa kondisi knalpot. Air atau lumpur yang masuk ke dalam knalpot dapat menyebabkan korosi atau karat pada bagian dalam knalpot.

Bersihkan knalpot secara berkala untuk menjaga fungsi sistem pembuangan motor tetap optimal. Dengan perawatan yang baik, knalpot dapat tetap berfungsi dengan baik dan meningkatkan performa mesin.

Dengan melakukan pemeriksaan rutin pada berbagai komponen setelah motor melalui musim hujan, pemilik motor dapat memastikan bahwa sepeda motor tetap dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan pun.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja