Melihat Peragaan Busana Batik di Kota Sukabumi, UMKM Lokal Ingin Mendunia

Teritori
Minggu, 25 Feb 2024 11:56
    Bagikan  
Melihat Peragaan Busana Batik di Kota Sukabumi, UMKM Lokal Ingin Mendunia
Indonesiatren.com/Riza Fauzi

Puluhan perajin batik di Sukabumi, Jawa Barat, tampil dalam pameran dan peragaan busana atau fashion show di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi pada Jumat, 23 Februari 2024.

INDONESIATREN.COM - Puluhan perajin batik di Sukabumi, Jawa Barat, tampil dalam pameran dan peragaan busana atau fashion show di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi pada Jumat, 23 Februari 2024.

Sedikitnya ada 30 pengrajin batik asal Sukabumi dan Cianjur memenuhi pameran UMKM dan dipakai oleh sejumlah model saat melakukan fashion show.

Salah seorang pelaku UMKM Batik Lokatmala Sukabumi Fonna Melania mengatakan, perkembangan corak batik di Sukabumi ini dilatarbelakangi kehidupan masyarakat dan lingkungan alam sekitar.

Baca juga: Batik Khas Kota Sukabumi Bakal Dipamerkan di Australia

Sudah ada 12 motif batik yang sudah dihasilkannya seperti motif Masagi, Candramawat, Leungli, Gunung Parang, Gurilaps, Julang, Garuda Ngupuk, Penyu, Ciwangi, Elang, Buah Pala dan batik Cai.

Dia juga menyebut, dengan adanya pelatihan dari Lembaga Pinjaman Simpanan (LPS) serta adanya pemeran-pemeran batik, maka akan meningkatkan ekonomi dan bisa dilirik oleh desainer-desainer terkemuka, bahkan bisa juga mendunia.

"Secara ekonomi tentunya pasti meningkatkan, karena memang jadi lebih terkenal kemudian nambah omzet nambah konsumen juga mungkin bisa kerjasama desainer-desainer nasional untuk ambil batik ber kearifan lokal Sukabumi atau Cianjur," kata Fonna.

Baca juga: Dijamin Gak Kebingungan Lagi, Berikut Tips Memilih Kemeja Batik yang Benar untuk Menghadiri Acara Formal

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut, dengan adanya pelatihan teknologi batik fractial terhadap para pelaku UMKM Batik di Sukabumi dan Cianjur, maka diharapkan batik lokal ini bisa mendunia.

"Ini pameran karya, pengrajin batik Sukabumi yang kemampuannya sudah ditingkatkan dengan teknologi batik fractial. Saya lihat agak kaget juga aslinya bagus, sudah boleh dibawa ke ajang internasional dan mungkin kualitasnya dipastikan betul-betul bagus dalam artian kondisi nggak luntur," ujarnya.

Dia juga mengatakan, batik para UMKM itu dibuat berdasarkan ciri khas wilayah masing-masing, misal Cianjur yang membuat batik motif tauco dan Sukabumi sendiri membuat motif penyu, dan motif-motif lainnya.

Baca juga: Kolaborasi Pemprov Jabar dan Diaspora, UMKM Lokal Siap Ekspansi ke Pasar Luar Negeri

Anggota DPR RI, Desy Ratnasari yang hadir dalam acara tersebut, nampak terpukau melihat para model fashion show mengenakan batik kerajinan UMKM dari Sukabumi dan Cianjur.

Dia juga menilai, selain dapat menumbuhkan ekonomi bagi pelaku UMKM Batik, program pelatihan dari LPS itu juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

"Menurut saya ini sebuah pelatihan, sebuah program pelatihan yang memberikan langsung dampak kepada masyarakat untuk menjadi orang-orang yang mandiri, untuk kemudian bisa menciptakan lapangan pekerjaan kepada masyarakat di sekitarnya. Tadi saya lihat by data itu mendatangkan tiga kali lipat keuntungan bagi penerima manfaat," ujarnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja