Masih Berani Makan Nasi Goreng? Begini Penjelasan dr Zaidul Akbar Mengenai Kandungannya

Gres
Selasa, 19 Dec 2023 00:01
    Bagikan  
Masih Berani Makan Nasi Goreng? Begini Penjelasan dr Zaidul Akbar Mengenai Kandungannya
Tangkap Layar Youtube/Assabil Channel

dr Zaidul Akbar menjelaskan kandungan nasi goreng yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

INDONESIATREN.COM - Simak kandungan dari nasi goreng yang dijelaskan oleh dr Zaidul Akbar yang perlu Anda ketahui.

Nasi goreng merupakan makanan yang lezat dan sangat mudah dibuat atau didapati di berbagai tempat khususnya Indonesia.

Selain itu, nasi goreng juga memiliki harga yang masih terjangkau, dengan rata-rata harga di bawah Rp20 ribu per porsi, Anda bisa menikmati gurih dan lezatnya makanan tersebut.

Namun, di balik kenikmatan rasanya yang gurih dan lezat, nasi goreng bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh bila Anda sering mengonsumsinya.

Baca juga: Pembaruan Android 14 One UI 6.0 Hadir pada Samsung Galaxy F54 5G, Apa Saja yang Ditawarkan?

Apa yang membuat nasi goreng itu tidak baik untuk kesehatan tubuh? Berikut penjelasan dari dr Zaidul Akbar mengenai bahayanya nasi goreng.

Menurut dr Zaidul Akbar, kandung nasi pada nasi goreng mengandung gula sederhana, karena gula kompleks, serat, vitamin, dan enzimnya sudah hilang denga pengolahan beras menjadi nasi.

"Gula sederhana, karena gula kompleksnya, seratnya, vitaminnya, enzimnya sudah hilang dengan pengolahan beras tadi (nasi)," ujar dr Zaidul Akbar dalam kanal YouTube Assabil Channel, dikutip Senin, 18 Desember 2023.

dr Zaidul Akbar juga menjelaskan bahwa gula bila tidak pakai oleh tubuh, maka akan berubah menjadi glikogen. Apabila glikogen juga tidak dipakai, maka akan berubah menjadi lemak.

Baca juga: Punya Desain ala Vespa, Begini Spesifikasi Molindo DX 11, Motor Listrik yang Super Keren!

"Gula kalau tidak dipakai oleh tubuh kita maka gula tadi akan berubah menjadi glikogen, glikogen jika tidak dipakai maka berubah menjadi lemak," katanya.

Selain itu, dr Zaidul Akbar juga menanyakan kepada jamaah dan menjelaskan, terkait tanda dari orang yang kelebihan lemak.

"Kita banyak enggak kelebihan gula? Banyak? Tandanya apa? Lipatan di pinggang salah satunya," pertanyaan dr Zaidul Akbar kepada jamaah.

dr Zaidul juga mengatakan, bahwa nasi yang digoreng sudah memiliki dua kandungan lemak yang menumpuk di tubuh Anda.

Baca juga: Solusi bagi Penderita Asam Urat, Kata dr Zaidul Akbar Stop Dulu Makanan yang Seperti Ini

Terlebih, jika disandingkan dengan makanan dan minuman lainnya, seperti gorengan, kerupuk, dan teh manis, yang membuat penambahan lemak yang melimpah di tubuh Anda.

"Nasi goreng dimasak pakai minyak, minyak adalah lemak, trus makan pake bakwan, bakwan isinya tepung, tepung isinya gula bila ga dipake diubah menjadi lemak, ada temennya tuh namanya kerupuk, kerupuk terbuat dari tepung yang digoreng menjadi lemak. Ada satu lagi temannya, yaitu teh manis yang isinya gula," katanya.

Jadi, kalau mau hidup sehat kurangilah nasi goreng, karena dari kompleksnya lemak yang terkandung akan menimbulkan beberapa penyakit yang menyerang tubuh Anda. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja