Puting Beliung Landa Sukabumi pada Akhir Pekan, Pohon Bertumbangan dan Akibatkan Kerusakan di 13 Kecamatan

Minggu, 3 Nov 2024 23:25
    Bagikan  
Puting Beliung Landa Sukabumi pada Akhir Pekan, Pohon Bertumbangan dan Akibatkan Kerusakan di 13 Kecamatan
Hendi Suhendi

Rumah warga yang rusak di Bojonggenteng, Sukabumi

INDONESIATREN.COM - Bencana hidrometeorologi berupa hujan deras disertai angin kencang atau angin puting beliung terjadi pada Sabtu, 2 November 2024, mulai sekitar pukul 14:00 WIB, di wilayah Kabupaten Sukabumi. Musibah ini mengakibatkan banyak pohon tumbang, serta menimpa rumah dan kendaraan warga.

Petugas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Muhammad Maulana Farhan, mengatakan, bencana hidrometeorologi ini tercatat telah mengakibatkan banyak kerusakan di kurang lebih 13 kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga: Bobol 15 Minimarket, 5 Lelaki Pencuri Dihadirkan Pakai Baju Oranye di Polres Sukabumi Kota

“Mewakili pimpinan, bahwa kejadian bencana hidrometeorologi ini, puting beliung, terjadi di kurang lebih 13 kecamatan di Kabupaten Sukabumi,” ucap Farhan, Sabtu, 2 November 2024, sore.

“Diantaranya, yaitu dari mulai Jalur Selatan, yaitu (Kecamatan) Purabaya, Nyalindung, Pabuaran, Sagaranten, dan di Utara ada (Kecamatan) Caringin, Cibadak, lalu Cicantayan, lalu juga Nagrak, Ciambar, Cidahu, Cicurug, Parungkuda, dan kecamatan yang lainnya,” tutur Farhan.

undefinedundefinedundefinedundefinedMuhammad Maulana Farhan, petugas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

Baca juga: Lowongan Kerja bagi Warga Indonesia Update ke 15

Farhan menambahkan, kecamatan yang paling parah terdampak bencana hidrometeorologi ini adalah Kecamatan Nyalindung, Purabaya, dan Bojonggenteng. Khusus di Bojonggenteng, menurut Farhan, ada rumah warga yang mengalami rusak berat.

“(Rumah warga) yang rusak berat itu berada di Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, karena (saat) kejadian itu, tanggal 2 November (2024) itu, angin (bertiup) cukup kencang. Untuk pemilik rumah (yang) rusak berat, itu mengungsi kepada keluarganya,” urai Farhan.

Baca juga: Breaking News: Puting Beliung di Sukabumi Tumbangkan Pohon dan Rusak Rumah Warga

“Sesuai data yang masuk dari P2BK (Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan), (kondisi) yang terparah itu ada di (Kecamatan) Nyalindung, Purabaya, dan di Bojonggenteng,” ungkap Farhan.

undefinedundefinedRumah warga yang rusak di Bojonggenteng

BPBD Kabupaten Sukabumi melaporkan, bencana puting beliung yang melanda Kecamatan Bojonggenteng mengakibatkan pohon tumbang ke jalan dan menimpa rumah warga. Salah satu pohon yang tumbang terdapat di Kampung Bojonggenteng, RT 26/RW 10, Desa Bojonggenteng, pada pukul 14:00 WIB.

Baca juga: Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024, Relawan Minta Marwan Hamami Cuti demi Menangkan Paslon AA

Pohon jenjeng berdiameter 80 centimeter dan panjang 12 meter ini, tumbang dan menimpa rumah warga bernama Opang, sehingga mengakibatkan rumah itu rusak berat.

Saat kejadian, Opang sedang membetulkan genting rumahnya yang bocor. Anak perempuannya sedang memasak di dapur, dan cucunya tengah tidur di dalam kamar.

Baca juga: HKN ke-60 di Cibadak Sukabumi, Bupati Marwan Hamami: “Tingkatkan Gizi Anak dan Tanggulangi Stunting”

Tiba-tiba, bertiup angin puting beliung, dan langsung menumbangkan pohon jenjeng, sehingga mengakibatkan Opang terjatuh dari atap rumahnya itu. Opang dan anak-cucunya selamat, meski harus dievakuasi dan mengungsi ke rumah kerabatnya.

Musibah ini juga mengakibatkan dua rumah warga milik Esti dan Nining di Kampung Bojonggenteng, rusak di bagian atapnya dan pagar halamannya.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedRumah warga Bojonggenteng yang rusak tertimpa pohon tumbang

Baca juga: September-Oktober, Polres Sukabumi Ungkap 46 Kasus Narkotika-OKT dan Tangkap 67 Tersangka

Tumbangnya pohon akibat tertiup angin puting beliung dan menimpa rumah warga, juga terjadi di Kampung Pamuruyan, RT 02/RW 01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Pohon rambutan berdiameter 50 centimeter dan panjang 15 meter itu, tumbang dan menimpa rumah kontrakan milik Deudeu, sehingga mengalami rusak sedang. Saat kejadian, rumah kontrakan itu sedang dalam kondisi kosong.

Baca juga: Lowongan Kerja bagi Warga Indonesia Update ke 14

Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam musibah ini. Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah kecamatan lainnya, yang terdampak bencana puting beliung tersebut.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedPohon tumbang juga timpa rumah warga di Nagrak, Sukabumi

“Alhamdulillah, dalam kejadian (puting beliung) ini tidak ada korban jiwa,” tegas Farhan, yang kemudian juga mengimbau warga untuk senantiasa waspada, karena bukan tidak mungkin masih akan kembali terjadi musibah serupa di belakang hari.

Baca juga: Curi 3 Sepeda Motor di Wilayah Sukabumi, Lelaki 47 Tahun Ditangkap Petugas Polres Sukabumi Kota

“Untuk imbauannya, (saya minta) masyarakat tetap jaga kesehatan. Yang keduanya, apabila hujan dan angin cukup kencang, berlindunglah. Jangan dekati pepohonan, dan juga tetap waspada,” kata Farhan. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Lowongan Kerja

Ragam Sabtu, 11-Jul-2026 20:31
Lowongan Kerja
Menerima Sertifikat IP PMR Pangan Olahan, Pabrik PT Amerta Indah Otsuka di Pasuruan Jatim Dikunjungi Kepala BPOM RI
Rayakan HUT Ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gelar Olahraga Bersama dan Syukuran di Pos Kotis Badau Kapuas Hulu Kalbar
HUT Ke-64, Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Gandeng Puskesmas Badau Gelar Baksos Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis bagi Warga Desa Pulau Majang Kalbar

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 7-Jul-2026 23:42
Lowongan Kerja
7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“