Heboh! Seorang Penerjun Payung TNI Melenceng dan Mendarat di Atas Atap Rumah Warga Blitar

Selasa, 28 Nov 2023 15:49
    Bagikan  
Heboh! Seorang Penerjun Payung TNI Melenceng dan Mendarat di Atas Atap Rumah Warga Blitar
tangkap layar instagram @funnelmedia

Heboh, seorang pasukan TNI yang melakukan terjun payung mendarat di atas atap rumah warga Kota Blitar

INDONESIATREN.COM - Heboh, segerombolan penerjun payung TNI, mendarat ke wilayah perumahan dan satu diantaranya melenceng turun di atas atap rumah warga Desa Gembongan, Kota Blitar, Jawa Timur.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @funnelmedia, memperlihatkan satu dari beberapa penerjun payung TNI itu melenceng 50 meter dari area pendaratan.

Akibatnya, tiang antena rumah warga patah dan parasutnya tersangkut oleh kabel listrik PLN, membuat warga panik dan berusaha menyelamatkannya.

Diketahui penerjun tersebut merupakan pasukan TNI bernama Serda S yang sedang mengikuti latihan terjun taktis pada Senin, 27 November 2023 pagi.

Baca juga: Seorang Pria Beberkan Kisah Pilu: Kerja di Luar Kota, Ditinggal Istri Sahnya yang Kawin Lagi

Menurut Komandan Koramil Ponggok, Kapten Inf. Slamet Gunarto, mengatakan bahwa hal itu bisa terjadi karena angin yang menghembus kencang di atas.

Slamet juga menyatakan bahwa Serda S. adalah salah satu dari 211 anggota TNI yang mengikuti latihan terjun payung.

Latihan itu dimulai pada pukul 06.30 WIB, dengan tujuan pendaratan di Desa Gembongan, yang terletak di perbatasan Kecamatan Ponggok dan Kecamatan Udanawu.

Selain itu, Slamet juga mengatakan bahwa dari 211 personel hanya Serda S yang posisinya melenceng dari area drop zone.

Baca juga: Geger! Proposal Anggaran Pembangunan Masjid di Pekalongan Senilai 12 Miliar, Satu Batu Bata Dihargai 800 Ribu

Akibat insiden itu, Slamet meluruskan bahwa rumah warga yang menjadi pendaratan seorang penerjun payung itu, mengalami kerugian atap genteng yang pecah dan antena patah.

Akan tetapi, warga tidak menuntut kompensasi dari pihak TNI, justru mereka bergotong royong untuk menyediakan nasi bungkus kepada 211 anggota TNI yang mengikuti latihan.

Selama latihan, Slamet menyatakan bahwa PLN telah mematikan aliran listrik di sekitar lokasi pendaratan dan sesi latihan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja