Perkembangan Terkini Evakuasi Pendaki Gunung Marapi: Belasan Orang Berhasil Turun, Puluhan Masih Terjebak

Nusantara
Senin, 4 Dec 2023 08:59
    Bagikan  
Perkembangan Terkini Evakuasi Pendaki Gunung Marapi: Belasan Orang Berhasil Turun, Puluhan Masih Terjebak
X/@jakapujakesuma1

Potret Gunung Marapi, Sumatra Barat, yang kembali erupsi pada Minggu, 3 Desember 2023.

INDONESIATREN.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis perkembangan terkini soal evakuas pendaki dari Gunung Marapi, Sumatra Barat (Sumbar) pada Senin, 4 Desember 2023.

Dalam data yang dihimpun Indonesia Tren dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, terdapat 47 pendaki terjebak di Gunung Marapi yang erupsi.

Sementara dalam prosesnya, 19 pendaki sudah berhasil dievakuasi oleh BNPB. Adapun 28 pendaki masih terjebak di Gunung Marapi pada Senin, 4 Desember 2023.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Warsito, memastikan kabar soal pendaki yang meninggal, belum terverifikasi.

Baca juga: Demi Bakar Semangat Pemain, Nick Kuipers Berharap Suporter Persib Bandung Hadir di Stadion

Menurutnya, hingga saat ini, kabar seorang pendaki meninggal dunia, masih simpang siur. Ia meminta masyarakat jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan.

"Masih simpang siur. Belum dapat dipastikan," kata Bambang dikutip Indonesia Tren dari situs BNPB pada Senin, 4 Desember 2023.

BPBD Kabupaten Agam dan Tanah Datar turut mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk mengenakan masker selama abu vulkanik keluar dari Gunung Marapi.

Selain iutu, BPBD Kabupaten Agam dan Tanah Datar melarang adanya aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah utama.

Baca juga: Status Waspada, Gunung Marapi Sumbar Erupsi saat 70 Pendaki Berada di Puncak, Sebagian Sudah Dievakuasi

Erupsi Gunung Marapi

Beberapa waku ke belakang, Gunung Marapi mengalami erupsi. Sejumlah video memperlihatkan, abu dan batu tersembur dari gunung aktif tersebut.

Menurut informasi, 14 dari 16 kecamatan terdampak hujan abu dan batu dari hasil erupsi Gunung Marapi. Warga yang tinggal, sempat bertahan di rumah masing-masing.

Dampak erupsi juga dirasakan para pendaki Gunung Marapi. Dari data yang ada, 47 pendaki terjebak. Sementara 19 di antaranya berhasil dievakuasi oleh BNPB.

Saat ini, kata BNPB, tersisa 28 pendaki yang terjebak di erupsi Gunung Marapi.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja