Terungkap! 8 Orang Diduga Pelaku Perundungan Binus School, Termasuk Anak Vincent dan Arief Suditomo

Selasa, 20 Feb 2024 15:40
    Bagikan  
Terungkap! 8 Orang Diduga Pelaku Perundungan Binus School, Termasuk Anak Vincent dan Arief Suditomo
Tangkap layar X @folkshittmedia

Beberapa anak yang diduga pelaku perundungan di Binus School Serpong. Perundungan itu disebut melibatkan anak Vincent Rompies dan Arief Suditomo.

INDONESIATREN.COM - Usai beredarnya kasus perundungan yang dilakukan oleh "Geng Tai", siswa Binus School Serpong, kini tersebar sejumlah orang dugaan pelaku yang dua diantaranya merupakan anak dari seorang selebritis dan anggota DPR RI.

Seperti yang dilansir Indonesia Tren dari unggahan akun X (dulu twitter) @folkshittmedia pada Selasa, 20 Februari 2024, terlihat selembar kertas yang berisikan delapan nama dugaan pelaku perundungan beserta perlakuannya kepada korban.

Delapan nama dugaan pelaku perundungan diantaranya berinisial K, G, M, T, Z, L, E, dan R. Dua terduga pelaku diketahui merupakan anak dari selebritis Vincent Rompies serta putra Arief Suditomo, penyiar televisi sekaligus anggota DPR RI.

Menurut kertas yang tertulis dan tersebar di media sosial, anak dari Vincent Rompies berinisial LR ini melakukan perundungan kepada korban dengan mengikatnya di tembok menggunakan tali gorden dan memegang tangan dari belakang.

Baca juga: Viral! Kasus Perundungan di Binus School Serpong, Korban Dipukul Hingga Disundut Rokok

Sedangkan remaja berinisial RO yang merupakan putra dari presenter senior dan anggota DPR RI, Arief Suditomo, telah menganiaya korban dengan memukul bagian perutnya.

Sementara enam orang lainnya, melakukan penganiayaan terhadap korban dengan mencubit, memukul, menendang, mempiting, menyekek, mengancam, hingga membakar tangannya menggunakan korek api.

Corporate PR Binus University, Haris Suhendra menjelaskan bahwa pihak sekolah telah memberikan atensi soal kasus tersebut dan sudah memanggil siswa yang terlibat.

Selain itu, ada juga beberapa informasi yang menyebutkan bahwa ada 40 lebih dari orang yang terlibat kasus perundungan tersebut.

Baca juga: Kelanjutan Kasus Perundungan Pelajar SD di Sukabumi, Ini Klarifikasi Pihak Sekolah

Kekinian, dari 40 orang lebih siswa pada kasus perundungan tersebut, ada tiga orang yang telah dikeluarkan oleh pihak sekolah, termasuk putra sulung dari Vincent Rompies.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Selatan AKP Alvino Cahyadi menuturkan, bahwa pihaknya telah mendalami kasus tersebut.

"Kami sudah mengecek kondisi korban yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami sejumlah luka akibat kasus perundungan tersebut," kata Alvino.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja