Berkat Renovasi Rumah Reyot Milik Ato di Sukabumi, Banyak yang Penasaran: Siapa Haji Isep?

Selasa, 23 Apr 2024 11:24
    Bagikan  
Berkat Renovasi Rumah Reyot Milik Ato di Sukabumi, Banyak yang Penasaran: Siapa Haji Isep?
Dokumentasi Asli

Rumah Ato dirobohkan sebelum direnovasi kembali.

INDONESIATREN.COM - Haji Isep adalah sosok dermawan, yang membuat rumah reyot nyaris roboh milik Ato di Kampung Mekarjaya, RT 04/04, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, kini tengah direnovasi, agar benar-benar bisa kembali layak huni.

Sebelumnya, selama hampir 15 tahun, Ato menetap di rumah peninggalan ayahnya itu, bersama kedua anaknya, yakni S, perempuan berusia 12 tahun, dan A, lelaki berusia 10 tahun. Istri Ato tak lagi berdiam di rumah itu, karena sepulang bekerja dari Arab Saudi memilih pergi dengan lelaki lain pada 2016 silam.

Ketika ditemui Kamis, 18 April 2024, Ato yang saat ini berusia 51 tahun, mengaku selalu merasa resah. “Saya sebenarnya banyak keresahan. Satu, kalau di musim hujan itu, sudah tidak ada tempat untuk tidur. Susah-lah, sana sini udah bocor, gentingnya sudah rapuh,” kata Ato, kala itu.

Baca juga: Bayi Meninggal Saat Dilahirkan, Orangtua Laporkan RSUD Palabuhanratu ke Polres Sukabumi

“Aktivitas (juga) banyak nggak jalan, nggak bisa usaha, dikarenakan saya momong anak saya (yang) masih kecil. Kerja nggak bisa jauh. Paling ngebun dikit-dikit-lah, daripada stres memikirkan nasib seperti saya ini,” ujar Ato.

Di musim hujan seperti sekarang, Ato mengaku deritanya kian bertambah. Saat hujan, ia harus tidur berdempetan bersama kedua anaknya, karena atap rumah bocor. Manakala hujan turun disertai angin kencang, Ato pun kian was-was, takut rumahnya akan ambruk.


“Kan itu di samping sudah pada disangga pinggirnya oleh bambu. Terus mau tidur susah kalau hujan. Di sini bocor, di sana bocor. Saya tidur numpuk bertiga. Mau keluar juga susah. Takutnya kalau ada angin, (rumah) ambruk,” ungkap Ato, yang mengaku baru sekali mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) berupa beras dan uang.

"Saya baru tahun ini menerima beras, menerima uang. Baru satu kali, tapi alhamdulillah,” ucap Ato.

Ato pun berharap, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bisa memberikan bantuan rumah layak huni bagi dirinya dan kedua anaknya. “Harapannya, rumah ini diperbaiki. Seperti (rumah) orang lain, maunya,” kata Ato.

Baca juga: 4 Hari Paska Diberitakan Indonesiatren.com, Rumah Nyaris Roboh Milik Ato Direnovasi Warga Sukabumi

Tak dinyana, harapan Ato itu akhirnya menjadi kenyataan. Adalah Haji Isep, warga Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, yang datang mengulurkan tangan untuk merenovasi rumah Ato itu. Dibantu relawan dan warga setempat, Haji Isep pun merobohkan rumah Ato, dan langsung membangunnya kembali, agar bisa selekasnya menjadi rumah layak huni.

“Saya merasa tergugah hati, karena ikut prihatin juga. Karena jujur, saya paling suka setiap minggu itu, satu minggu sekali, menyantuni anak yatim, para jompo, dan juga mungkin ada yang musibah atau apa pun yang sekiranya perlu bantuan, itu selalu saya bantu,” tutur Haji Isep, yang mengaku langsung datang ke rumah Ato, setelah membaca berita pada Jumat, 19 April 2024.

“Waktu itu kalau nggak salah hari Jumat, langsung saya datangi, dan langsung saya kirim bahan-bahan, untuk langsung membangun kembali rumahnya,” kata Haji Isep.

Demi membuat rumah Ato bisa benar-benar kembali layak huni, Haji Isep mengaku tak mau tanggung-tanggung dalam melakukan renovasi. Ia telah meminta seluruh pekerjanya, untuk tidak menghitung jumlah material dan biaya yang telah dikeluarkannya, semata karena ia juga tidak ingin dinilai “pamer” oleh orang lain.

Baca juga: Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah di Gegerbitung Sukabumi Rata dengan Tanah

“Saya tidak mau mencatat habis berapa. Jadi, anggap saja tidak pernah memberi. Saya nggak mau habis sekian juta, sampai orang tahu. Saya tidak memikirkan itu,” tutur Haji Isep.

“Saya hanya minta doa, supaya saya lancar usahanya, biar sukses, supaya biar cepat menyelesaikan pembangunan tersebut, karena kasihan Pak Ato, supaya cepat meninggali rumah barunya,” ucap Haji Isep, yang seusai pembangunan rumah Ato nanti, juga akan membantu mencarikan pekerjaan bagi Ato, agar bisa menghidupi kedua anaknya, yang saat ini masih membutuhkan banyak biaya.

“Insya Allah, yang penting ada informasi, dan juga pas ada rizki. Saya juga sehat, ada waktu, saya siap (membantu). Dan juga bukan kepada Pak Ato saja. (Kepada) siapa pun, saya siap membantu,” terang Haji Isep.

“Tadi juga, saya ada ajakan dari Pak Camat Jampang Kulon, (untuk) bergerak mencari orang-orang yang membutuhkan. Jadi, jangan sampai ada anggapan, kenapa warga di Ciracap dibantu, tapi warga di kecamatan sendiri di Jampang Kulon dibiarkan,” ungkap Haji Isep.

Bagi warga Jampang Kulon, penyataan dari Haji Isep itu, tentu, patut disambut dengan penuh rasa syukur dan bahagia (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja