Selama Tahun Ini, Akibat Kelalaian Berlalu-lintas, Kasus Kecelakaan Bertambah, Mayoritas Sepeda Motor

Nusantara
Rabu, 27 Dec 2023 22:31
    Bagikan  
Selama Tahun Ini, Akibat Kelalaian Berlalu-lintas, Kasus Kecelakaan Bertambah, Mayoritas Sepeda Motor
Instagram/@tmcpoldametro

BMW Series Coupe 2023 mengalami kecelakaan di wilayah Jakarta Pusat pada 24 November 2023.

INDONESIATREN.COM - Hingga kini, kasus kecelakaan lalu lintas masih kerap terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Tentunya, hal tersebut wajib menjadi perhatian serius berbagai elemen masyarakat.

Data Masyarakat Transportasi Indonesia, (MTI) menunjukkan, pada 2023, terjadi 116 ribu kasus kecelakaan di berbagai wilayah tanah air.

Faktanya, berdasarkan data Masyarakat Transportasi Indonesia, (MTI), selama 2023, secara total, di Indonesia, terjadi 116 ribu kasus kecelakaan.

Kepada wartawan, Rivan A. Purwantoro, Wakil Ketua Umum Bidang Keselamatan Transportasi MTI, menjelaskan, jumlah kasus kecelakaan selama 2023 itu, bertambah 6,8 persen secara tahunan.

Baca juga: Nataru 2023-2024: Ratusan Ribu Kendaraan Kembali Sesaki Jabodetabek, Masuk Melalui Empat Gerbang Tol

Kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor selama 2023 menjadi yang terbanyak. Yakni 77 persen.

"Para korban kecelakaan, mayoritas berusia produktif, yakni 25-40 tahun. Persentasenya, 40 persen," kata dia.

Ratusan ribu kasus kecelakaan selama 2023 itu, sambungnya, umumnya disebabkan kelalaian dan ketidakdisiplinan pengendara saat berlalu lintas. Seperti, kata dia, dalam kepatuhannya menaati rambu-rambu lalu lintas.

Terbukti, sekitar 45 ribu kasus kecelakaan berupa tabrakan adu banteng. Lalu, para pengemudi yang nekat contra-flow (melawan arah).

Baca juga: Heboh! Macan Tutul Kena Perangkap Jerat Babi Hutan di Kalibunder Sukabumi

Memang, secara kualitatif, kasus kecelakaan pada 2023 bertambah. Namun, lanjutnya, rasio fatalitas berkurang 6,5 persen.

Berkurangnya rasio fatalitas, jelasnya, berkat penanganan tepat. Terutama, terang dia, pada periode krusial, yakni 30 menit pertama setelah kecelakaan,

Tahun ini, kasus kecelakaan terbanyak terjadi di Jatim. Jumlahnya sekitar 25 ribu kasus. Dua provinsi di wilayah Jawa lainnya, yakni Jateng dan Jabar, termasuk daerah terbanyak terjadinya kecelakaan.

Di Jateng, selama 2023, terjadi sekitar 23 ribu kasus kecelakaan. Sedangkan 10.700 kasus kecelakaan lainnya terjadi di Jabar. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja