Yuk Berkenalan dengan Wolbachia, Bakteri Nyamuk Aedes Aegypti yang Berperan Tekan Kasus DBD

Nusantara
Rabu, 22 Nov 2023 16:59
    Bagikan  
Yuk Berkenalan dengan Wolbachia, Bakteri Nyamuk Aedes Aegypti yang Berperan Tekan Kasus DBD
Pixabay/41330

Ilustrasi nyamuk Wolbachia yang sedang dikembangbiakan di Kota Bandung, guna mencegah DBD.

INDONESIATREN.COM - Di beberapa tempat Indonesia, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) cukup tinggi.

Untuk mengurangi risiko penyebaran dan penularan DBD ini, World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta pimpinan Prof. Adi Utarini, melakukan penelitian tentang cara pengendalian virus lewat pengembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang memiliki bakteri Wolbachia.

Peneliti yang sering disapa Prof. Uut itu menjelaskan, Wolbachia adalah bakteri yang tumbuh alami pada nyamuk, terutama nyamuk aedes aegypti.

Bakteri Wolbachia memiliki kemampuan untuk melumpuhkan virus dengue, sehingga jika nyamuk aedes aegypti menghisap darah yang mengandung virus dengue, virus tersebut tidak akan menyebar ke manusia.

Baca juga: Kemnaker Berikan Apresiasi Kepada Gubernur yang Telah Menetapkan UMP 2024

Mengingat, Wolbachia berada di dalam telur nyamuk, bakteri ini dapat disebarkan dari generasi ke generasi. Kemudian, hal itu membuat efek perlindungan terhadap penularan dengue bertahan lama.

Selain itu, Wolbachia terbukti mampu mengurangi kasus demam berdarah di 13 negara, seperti Australia, Brazil, Colombia, El Salvador, Sri Lanka, Honduras, Laos, Vietnam, Kiribati, Fiji, Vanuatu, New Caledonia, dan Meksiko.

Di Singapura, teknologi Wolbachia diterapkan untuk mengurangi populasi nyamuk dan metode ini digunakan hanya dengan melepaskan nyamuk jantan.

Sama halnya dengan Indonesia, teknologi Wolbachia diterapkan melalui metode 'penggantian', atau nyamuk wolbachia jantan dan betina dilepaskan ke populasi alami.

Baca juga: Apindo Jabar Angkat Bicara soal Ancaman Buruh Mogok Kerja Buntut Penetapan UMP 2024

Tujuannya, agar nyamuk betina berkawin dengan nyamuk lokal dan menghasilkan anak nyamuk Wolbachia, yang pada akhirnya, hampir semua nyamuk akan memiliki bakteri tersebut pada populasi alaminya.

Sejauh ini, uji coba penyebaran nyamuk Wolbachia telah dilakukan di beberapa wilayah Indonesia dan akan terus melanjutkan rencananya.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin langsung meninjau Laboratorium Entomologi WMP Yogyakarta. Dia mengaku, ingin belajar tentang cara menurunkan prevelensi dengue lewat cara pengembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

"Saya ke sini mau belajar bagaimana menurunkan prevalensi dengue dengan cara mengontrol nyamuknya bukan menghilangkan, tapi membuat nyamuknya tidak menularkan virus lagi. Caranya dengan memasukkan bakteri Wolbachia ke dalam nyamuk tersebut. Sehingga kalo nyamuknya menggigit tidak akan menular," katanya dalam situs Kemenkes.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja