Serukan Pemilu Bermartabat, 6 Poin Sikap Jaringan GUSDURian soal Perhelatan Demokrasi

Nusantara
Kamis, 7 Dec 2023 05:05
    Bagikan  
Serukan Pemilu Bermartabat, 6 Poin Sikap Jaringan GUSDURian soal Perhelatan Demokrasi
Dok. Seknas Jaringan GUSDURian

Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid.

INDONESIATREN.COM - Jaringan GUSDRURian menyikapi ingar-bingar Pemilu 2024 yang tahapannya saat ini sudah dimulai. Jaringan GUSDRURian yang baru saja menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Depok, Jawa Barat pada 24-26 November 2023 lalu menyerukan tagline "Pemilu Bermartabat".

Dalam Rakernas tersebut isu-isu demokrasi di Indonesia disoroti secara tajam lantaran dinilai masih bersifat prosedural. Pemilu harus didorong untuk demokrasi yang substantial dan menjadi ruang distribusi kekuasaan dan digunakan untuk kepentingan keadilan rakyat dan kemanusiaan.

Baca juga: Festival 4 Peace Jaringan GUSDURian Bersama UNESCO, Dukung Pemilu Damai 2024

Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid menegaskan bahwa demokrasi sesungguhnya adalah menyertakan semua orang untuk menyusun langkah bersama. Menurutnya, Pemilu hanyalah salah satu sarana untuk memilih pemimpin yang bisa mewakili aspirasi rakyat.

"Saya ingin mengutip apa yang pernah disampaikan Gus Dur, saat ini hanya dipenuhi kegiatan untuk mempertahankan kekuasaan bukan untuk mencapai kepemimpinan yang diharapkan dan kekuasaan itu dianggap sama dengan kepemimpinan dengan tidak mengindahkan lagi aspek moral," ujarnya.

"Itu perlu dilawan dengan semangat Pemilu damai adil, jujur dan bermartabat untuk mengembalikan demokrasi sebagai jalan mewujudkan cita-cita bersama," lanjut Alissa dalam keterangan tertulis, Rabu, 12 Juli 2023.

Baca juga: Rapat Kerja Nasional Jaringan GUSDURian, Situasi Demokrasi Jelang Pemilu jadi Isu Hangat

Ia menambahkan penyelenggaraan Pemilu 2024 yang tinggal sebentar lagi, di tengah riuhnya kampanye para caleg dan capres-cawapres, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bersama agar pemilu dapat berjalan dengan adil, damai, dan bermartabat.

Sehingga dirumuskan enam poin rekomendasi Jaringan Nasional Gusdurian terkait pemilu 2024. Berikut isinya.

Semua pihak yang terlibat dalam rangkaian pemilu 2024 haruslah:

1. Mengutamakan kejujuran dan keterbukaan, agar para pemilih dapat mengambil keputusan dengan sebaik-baiknya, serta menolak manipulasi untuk menutupi kesalahan para kandidat dengan catatan masa lalu yang buruk (keterlibatan pada konflik SARA, pelanggaran HAM, kekerasan terhadap perempuan dan anak).

2. Menolak praktik KKN pada setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu.

3. Aparatur negara (birokrasi dalam semua tingkatan, Kepala Daerah, TNI/Polri) tidak menggunakan alat kekuasaan negara dan fasilitas negara untuk kepentingan partai politik, kandidat calon legislatif DPR RI, DPD RI, DPRD Propinsi, DPRD Kabupaten/Kota serta Capres/Cawapres manapun.

4. Mendorong terwujudnya hasil nyata keterwakilan minimal 30% perempuan dalam Pemilu 2024.

5. Diselenggarakan dengan mengedepankan layanan yang ramah perempuan, anak dan penyandang disabilitas.

6. Penyelenggara Pemilu (KPU, Bawaslu dan DKPP) bekerja secara independen dan akuntable dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemilu, penyelenggara pemilu dan demokrasi secara keseluruhan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja