Cara Paling Mudah Menyembuhkan GERD ala dr Zaidul Akbar Pakai Air Tajin, Begini Penggunaannya

Gres
Jumat, 22 Dec 2023 20:35
    Bagikan  
Cara Paling Mudah Menyembuhkan GERD ala dr Zaidul Akbar Pakai Air Tajin, Begini Penggunaannya
Tangkap Layar YouTube/dr. Zaidul Akbar Official

dr Zaidul Akbar ungkap cara paling mudah menyembuhkan GERD.

INDONESIATREN.COM - GERD dapat diobati dengan cara yang mudah seperti yang diungkapkan dr Zaidul Akbar dalam sebuah kajiannya.

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) didefinisikan sebagai suatu kondisi saat isi lambung mengalir kembali ke esofagus, kemudian terjadi gejala yang mengganggu seperti mulas dan regurgitasi asam.

GERD bisa disebut juga mirip seperti asam lambung. Lantas, bagaimana penyembuhannya?

Dalam unggahan video di kanal YouTube resminya, dr Zaidul Akbar menjelaskan cara paling mudah menyembuhkan GERD.

Baca juga: Nasihat dr Zaidul Akbar Buat yang Suka Gym tapi Sering Begadang: Benerin Tidur!

Menurutnya, cara yang paling mudah yaitu menggunakan air tajin yaitu cairan berwarna putih yang muncul ketika beras mendidih.

“Paling mudah pakai air tajin. Bukan air cucian beras, ya,” ucap sang dokter, dikutip Indonesia Tren dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official, Jumat, 22 Desember 2023.

Air tajin dan air cucian beras itu beda, begitu dr Zaidul Akbar menyampaikan.

Berbeda dengan air cucian beras, air tajin merupakan cairan putih sedikit kental yang keluar saat beras direndam atau dimasak dalam air.

Baca juga: dr Zaidul Akbar Bilang, sebelum Medical Check Up Harus Ada Kesiapan Mental, Ternyata Ini Alasannya

Cairan putih ini biasanya muncul saat nasi mulai mendidih sebelum matang.

Orang tua di zaman dulu biasanya menggunakan air tajin untuk berbagai keperluan seperti merawat rambut dan menghaluskan kulit wanita.

Bahkan, hingga saat ini air ini juga diyakini dapat digunakan untuk keperluan bayi seperti menyuburkan rambutnya, menghaluskan kulit, hingga menjadikannya sebagai pengganti susu formula.

Ahli kesehatan sekaligus pendakwah itu menyarankan, kalau bisa beras yang digunakan yaitu berkualitas bagus, seperti beras organik.

“Nanti air berasnya itu yang dipanaskan itu diambil, campurkan madu sedikit aja, campurkan garam sedikit. Minum tiga kali sehari, itu buat (menyembuhkan) GERD-nya,” ujar dr Zaidul Akbar. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja