Sudah Kirim Surat, Ketua DPD PDIP Berharap Kapolda Jabar Beri Arahan Mantap Brata Hingga Tuntas!

Teritori
Kamis, 23 Nov 2023 20:13
    Bagikan  
Sudah Kirim Surat, Ketua DPD PDIP Berharap Kapolda Jabar Beri Arahan Mantap Brata Hingga Tuntas!
Indonesia Tren/Reza Deny Rustama

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono saat Ono Surono saat merespons adanya lima anggota Ditintelkam Polda Jabar yang datang ke kantornya tanpa izin adanya lima anggota Ditintelkam Polda Jabar yang datang ke kantornya tanpa izin pada Rabu, 23 November 2023.

INDONESIATREN.COM - Kantor DPD PDIP Jawa Barat (Jabar) yang berdomisili di Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung disambangi lima anggota kepolisian dari Direktorat Intelejen Keamanan (Ditintelkam) Polda Jabar.

Mereka datang ke kantor PDIP pada Selasa, 21 November 2023 sekitar pukul 09.00 WIB, dengan dalih sedang melaksanakan patroli.

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono mengatakan, kedatangan lima anggota polisi ini menjadi bentuk ketidakpahaman personel Polri tentang Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/1124/XI/OPS 1.1.1/2023 yang terbit pada 3 November 2023.

Sebab, lima anggota Ditintelkam Polda Jabar yang mendatangi kantornya berhubungan dengan Operasi Mantap Brata.

Baca juga: Tanggapi Surat Tugas dari Golkar, Ridwan Kamil: Pilgub Jabar Prioritas, DKI Jakarta Jadi Tantangan Baru

Padahal, di dalam surat itu sudah jelas anggota polisi yang bertugas dalam Operasi Mantap Brata, dilarang memasuki rumah maupun posko pemenangan hingga kantor partai politik.

"Kami ingin ada perhatian dari Pak Kapolda bisa memberikan arahan yang tuntas kepada seluruh personel polri, yang berkaitan dengan Operasi Mantap Brata untuk mematuhi surat telegram kapolri," kata Ono di Bandung pada Kamis, 23 November 2023

Dia menambahkan, surat keberatan yang dilayangkan ke Polda Jabar menjadi hasil diskusi dengan seluruh pengurus DPD PDIP.

Ono juga khawatir kejadian serupa terjadi juga di kantor DPC PDIP yang ada di 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat.

Baca juga: Buntut Perceraian Irish Bella dan Ammar Zoni, Oklin Fia Diserang Netizen: Masih Kalah Jauh

"Atas diskusi dalam rapat pengurus DPD, kami punya kekhawatiran, ini tidak terjadi hanya di kantor DPD tapi terjadi juga di kantor 27 Kabupaten/Kota DPC PDIP. Sehingga temen-temen menyarankan untuk menyampaikan informasi kepada Pak Kapolda," ujarnya.

Diwartakan Indonesia Tren sebelumnya, Kantor DPD PDIP yang berdomisili di Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung disambangi lima anggota kepolisian dari Ditintelkam Polda Jabar.

Mereka datang ke kantor PDIP pada Selasa, 21 November 2023 sekitar pukul 09.00 WIB, dengan dalih sedang melaksanakan patroli.

Padahal terdapat Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2007/X/HUK.7.1/2023 terbitan 20 Oktober 2023 dan Nomor: STR/1124/XI/OPS 1.1.1/2023 terbitan 3 November 2023 yang memuat isi berbeda.

Baca juga: Sungguh Sedih, Bapak Ini Selalu Ingat Almarhum Istrinya hingga Menangis, Warganet: Pasti Cinta Banget

Kedua surat tersebut menyatakan, 'Berikan arahan kepada seluruh anggota yang melaksanakan giat patroli harkamtibmas dalam rangka operasi Mantap Brata 2023-2024 untuk tidak masuk ke rumah pemenangan dan atau posko pemenangan maupun kantor partai yang ada di daerah'.

Atas kejadian tersebut, Ketua DPD PDPIP Jabar Ono Surono dan Sekretaris Ketut Sustiawan sepakat mengirim surat keberatan kepada Kapolda Jabar, Irjen Akhmad Wiyagus.

Surat bernomor 2939/EX/DPD-26/XI/2023 itu juga berisikan kronologis kedatangan lima anggota Ditintelkam Polda Jabar ke Kantor DPD PDIP Jabar.

Dalam surat itu, Ono menyatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa, 21 November 2023 pukul 09.00 WIB. Kantornya didatangi lima personel Ditintelkam Polda Jabar dengan dalih penugasan, tetapi tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Baca juga: Irish Bella Hadir di Sidang Kedua Perceraian, Ammar Zoni Mangkir Tanpa Alasan

Padahal, Satgas DPD PDIP Jabar sempat menanyakan keperluan anggota polisi tersebut. Namun tidak ada penjelasan secara rinci.

"Kemudian, lima personel anggota tetap masuk ke dalam kantor DPD PDI Perjuangan Jabar dan naik ke lantai dua, ruang tunggu Ketua DPD Partai," kata Ono dalam surat yang diterima Indonesia Tren pada Kamis 23, November 2023.

Setelah itu, pada pukul 10.00 WIB, Ono masuk ke kantor DPD dan mendapati lima anggota tersebut. Dia menanyakan maksud keperluan anggota polisi, kemudian dijawab sedang melaksanakan patroli.

Kemudian, Ono mengajak anggota polisi itu masuk ke ruangannya tetapi hanya tiga personel yang berkenan masuk. Di dalam, Ono sempat menjelaskan mengenai Surat Telegram Kapolri bernomor STR/1124/XI/OPS 1.1.1/2023 tertanggal 3 November 2023.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja