Rapat Kerja Nasional Jaringan GUSDURian, Situasi Demokrasi Jelang Pemilu jadi Isu Hangat

Nusantara
Sabtu, 25 Nov 2023 15:01
    Bagikan  
Rapat Kerja Nasional Jaringan GUSDURian, Situasi Demokrasi Jelang Pemilu jadi Isu Hangat
Istimewa

Keluarga besar GUSDURian yang tersebar di seluruh Indonesia dan tergabung dalam Jaringan GUSDURian berkumpul di Wisma Hijau, Depok, Jawa Barat pada Jumat-Minggu, 24-26 November 2023.

INDONESIATREN.COM - Keluarga besar GUSDURian yang tersebar di seluruh Indonesia dan tergabung dalam Jaringan GUSDURian berkumpul di Wisma Hijau, Depok, Jawa Barat pada Jumat-Minggu, 24-26 November 2023.

Pertemuan digelar dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas), sekaligus menyikapi situasi politik dan demokrasi menjelang Pemilu serentak pada 14 Februari 2024 mendatang.

Koordinator Sekretariat Nasional Jaringan GUSDURian, Jay Akhmad menjelaskan, Rakernas merupakan amanat Temu Nasional (Tunas) Jaringan GUSDURian yang telah diselenggarakan di Surabaya tahun lalu.

"Tujuannya untuk merefleksikan agenda dan merumuskan kerangka kerja gerakan Jaringan GUSDURian dalam memperkuat masyarakat sipil," ungkap Jay Akhmad.

Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Forkopimda Gandeng Densus 88 Waspadai Pergerakan Terorisme di Sukabumi

Jay melanjutkan, Rakernas Jaringan GUSDURian kali ini, berbeda dengan gelaran sebelumnya lantaran dihelat berdekatan dengan pesta demokrasi yang secara serentak akan dilaksanakan di 548 daerah di Indonesia.

Berkaca pada pemilu sebelumnya, Jay melihat masyarakat Indonesia rentan terpecah-belah akibat politik identitas demi politik elektoral.

"Banyak keluarga, sahabat, sampai hubungan yang lebih luas, menjadi retak dan bermusuhan karena berbeda pilihan," cetusnya.

Jay menegaskan pada Pemilu 2024 nanti penggunaan politik identitas sangat mungkin terjadi. Para elite yang berkontestasi berpotensi akan memainkan narasi-narasi kebencian dan agama.

Ia melihat dinamika politik terus berkembang. Mulai dari adanya politik dinasti, aparat pemerintah yang dinilai tidak netral, keputusan MK yang dinilai sarat kepentingan politik, hingga pencatutan nama Jaringan GUSDURian untuk mendapat dukungan masyarakat.

Baca juga: Kapolri Bidang SDM Minta Humas Perkuat Cooling System Hingga Jaga Netralitas Pemilu 2024

"Jadi di Rakernas Jaringan GUSDURian, semua kita bahas agar masyarakat tidak bingung, dan tercipta pemilu yang damai dan bermartabat," papar Jay.

Untuk diketahui, Rakernas Jaringan GUSDURian yang berlangsung selama tiga hari diikuti seluruh individu, direktur lembaga, dan koordinator komunitas GUSDURian.

Seluruhnya tergabung dalam Jaringan GUSDURian yang tersebar di 150 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Melihat situasi politik jelang pesta demokrasi ini, Jay menegaskan, Jaringan GUSDURian adalah gerakan sosial yang kerangka kerjanya berbasis 9 nilai utama Gus Dur.

Karenanya, Jaringan GUSDURian perlu memperkuat agenda gerakan untuk merespons persoalan yang terjadi di masyarakat. Mulai dari kebebasan beragama dan berkeyakinan, keadilan ekologi, serta situasi politik dan demokrasi.

"Hasilnya menjadi rujukan dan panduan bagi seluruh elemen dalam Jaringan GUSDURian di seluruh Indonesia dan luar negeri," tegas Jay Akhmad.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja