Viral! Kasus Perundungan di Binus School Serpong, Korban Dipukul Hingga Disundut Rokok

Selasa, 20 Feb 2024 13:34
    Bagikan  
Viral! Kasus Perundungan di Binus School Serpong, Korban Dipukul Hingga Disundut Rokok
X @folkshittmedia

Kasus perundungan yang dialami oleh siswa Binus School Serpong.

INDONESIATREN.COM - Kasus perundungan dilakukan para sekumpulan remaja yang tergabung dalam 'Geng TAI' dari siswa Binus School Serpong, Kota Tangerang, kepada seorang juniornya, hingga ramai di media sosial.

Belakangan juga diketahui, dua orang anggota dari geng tersebut diduga anak dari salah satu selebritis, yakni Vincent Rompies dan putra Arief Suditomo, presenter TV serta anggota DPR RI.

Menurut video yang diunggah oleh akun X (dulu twitter) @folkshittmedia pada Senin, 19 Februari 2024, korban kasus perundungan ini mendapatkan pukulan hingga disundut rokok oleh belasan anggota geng tersebut.

Baca juga: Viral Aksi Perundungan Pelajar SMP di Kabupaten Agam, Netizen Sebut Keluarga Sudah Buat Laporan

Dalam video berdurasi 41 detik yang beredar di media sosial, terlihat korban yang mengenakan kacamata, baju biru dongker, dalam kondisi tidak menggunakan celana. Korban juga dikelilingi oleh beberapa orang pelajar yang diduga pelaku perundungan.

Tak hanya itu, kedua tangan korban juga ditahan oleh dua orang laki-laki dan dipermalukan oleh sekeliling remaja tersebut dengan memaki-maki, mendorong, hingga mencekiknya.

Kemudian pada akhir video, korban disorak-sorakan oleh para penonton yang ada di lokasi.

Akibatnya, saat ini korban sedang menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami sejumlah luka-luka karena kasus perundungan yang dialaminya.

Baca juga: Babak Lanjutan Kasus Perundungan Pelajar SD di Sukabumi, Dua ABH Dikembalikan ke Orang Tua

Berdasarkan informasi yang didapat Indonesia Tren dari unggahan foto akun tersebut, korban sudah mengalami perundungan ini sejak 2 Februari 2024 tanpa menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya.

Alasan korban tidak menceritakan kejadian itu kepada keluarganya yaitu, karena ia diancam oleh para dugaan pelaku dengan ancaman pelecehan hingga pembunuhan kepada adiknya yang masih di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD).

Sementara itu, sekumpulan remaja dari Sekolah Binus Serpong ini terkenal dengan nama "Geng Tai (GT)" yang berkumpul setiap hari sepulang sekolah di sebuah toko kecil bernama Warung Ibu Gaul (WIG) untuk melakukan kegiatan menyimpang.

Baca juga: Tak Terima Tudingan dari Pihak Sekolah, Puluhan Wartawan Tinggalkan Konpers Perundungan Pelajar SD di Sukabumi

Di sisi lain, akibat dari kejadian tersebut ada beberapa penggalan ulasan netizen yang geram dengan kelakukan para dugaan pelaku perundungan tersebut di kolom komentar akun pengunggah video.

"sekolah mahal padahal tapi tidak ada jaminan bebas pembulian....," tulis akun @apriyal2887.

"Usut tuntas mau anak artis anak siapapun, keren harus dikawal rame rame," tutur akun @TraderXNV.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja