Pencarian Korban Erupsi Gunung Marapi Resmi Berhenti, Polisi Sebut Ada Opsi Evakuasi Kembali Dilakukan

Nusantara
Kamis, 7 Dec 2023 07:19
    Bagikan  
Pencarian Korban Erupsi Gunung Marapi Resmi Berhenti, Polisi Sebut Ada Opsi Evakuasi Kembali Dilakukan
Istimewa

Proses evakuasi satu jenazah korban erupsi Gunung Marapi, Sumatra Barat pada Rabu, 6 Desember 2023.

INDONESIATREN.COM - Seluruh korban erupsi Gunung Marapi, Sumatra Barat (Sumbar) yang berjumlah 75 orang, telah ditemukan oleh tim gabungan pada Rabu, 6 Desember 2023.

Mengingat seluruh korban erupsi Gunung Marapi telah ditemukan oleh tim gabungan, proses pencarian pendaki resmi berhenti.

Wakapolda Sumber, Brigjen Pol Edi Mardianto mengatakan, sempat mengintruksikan petugas menyisir sekitar kawah Gunung Marapi.

Proses penyisiran tersebut guna memastikan tidak ada lagi korban erupsi Gunung Marapi di luar data yang berjumlah 75 orang.

Baca juga: Serukan Pemilu Bermartabat, 6 Poin Sikap Jaringan GUSDURian soal Perhelatan Demokrasi

Selama penyisiran, Edi mengatakan, pihaknya tidak menemukan adanya korban erupsi lain di sekitar Gunung Marapi.

Kendati begitu, Edi menyebut, ada opsi proses pencarian bakal kembali berlangsung apabila ada laporan pendaki hilang.

"Jika memang ada laporan lain terkait orang hilang, tentunya proses pencarian dan evakuasi kita buka kembali, dikarenakan pintu masuk Marapi ini yang cukup banyak," kata Edi dikutip Indonesia Tren dari Polres Pesisir Selatan pada Kamis, 7 Desember 2023.

Sebelumnya, jenazah terakhir korban erupsi Gunung Marapi telah ditemukan tim gabungan pada Rabu, 6 Desember 2023.

Baca juga: Gelar Pertandingan Tenis Lagi, Raffi Ahmad Boyong Yura Yunita Hingga Dikta

Temuan itu sekaligus menandai seluruh pendaki korban erupsi Gunung Marapi yang berjumlah 75 orang, telah ditemukan.

"Tadi pagi dapat informasi yang satu ini sudah menuju ke rumah sakit, jadi berdasarkan data sudah lengkap 75," kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan.

Dwi menjelaskan, tim gabungan yang menyisir Gunung Marapi, beberapa kali mengalami hambatan oleh cuaca, seperti hujan yang membuat jalan pendakian licin.

Adapun erupsi susulan Gunung Marapi masih terjadi selama proses pencarian korban pada Rabu, 6 Desember 2023.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja