Apa Perbedaan Batuk Biasa dan Batuk yang Disebabkan Virus Covid-19? Simak Penjelasan Berikut

Gres
Rabu, 13 Dec 2023 11:15
    Bagikan  
Apa Perbedaan Batuk Biasa dan Batuk yang Disebabkan Virus Covid-19? Simak Penjelasan Berikut
freeppik/8photo

Berikut perbedaan batuk biasa dan batuk Covid-19..

INDONESIATREN.COM - Batuk merupakan gejala yang sering muncul pada berbagai penyakit, baik yang ringan hingga berat.

Batuk juga menjadi salah satu alat diagnosis yang penting bagi dokter untuk menangani suatu penyakit, termasuk disebabkan oleh Covid-19.

Namun, batuk biasa dan batuk yang disebabkan virus Covid-19 ini tentunya memiliki perbedaan.

Seperti diketahui, batuk yang disebabkan oleh virus Covid-19 sangat mirip dengan batuk biasa.

Baca juga: Manchester United Tersingkir dari Liga Champions, Erik ten Hag Bilang Masih Ada Kompetisi Domestik

Biasanya batuk yang disebabkan oleh virus Covid-19 disertai dengan gejala terus-menerus, sesak napas, demam, kelelahan, dan batuk kering.

Sebagian orang kerap merasakan batuk karena kebiasaan, misalnya merokok. Sementara batuk corona tidak diketahui pemicu jelasnya.

Dalam penelitian di China, 60 persen penderita Covid-19 akan menunjukkan gejala batuk, namun tak selamanya batuk kering.

Sementara itu, menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) menerangkan ada beberapa gejala lain yang akan muncul dalam dua hingga empat belas hari setelah seseorang terpapar virus Covid-19, seperti berikut:

Baca juga: Haid Sering Telat? 5 Penyebab Siklus Menstruasi Tidak Teratur, Perempuan Wajib Tahu!

1. Kehilangan fungsi indra penciuman

Gejala awal batuk corona yaitu hilangnya kemampuan indra penciuman atau anosmia.

2. Nyeri tubuh dan kedinginan

Pasien Covid-19 biasanya akan merasakan gejala nyeri pada sekujur tubuh dan kedingingan hingga menggigil, terutama pada malam hari.

3. Kebingungan mendadak

Pasien corona akan lebih gawat ketika sudah merasakan gejala kebingungan mendadak.

Baca juga: Jawaban Singkat Gibran Rakabuming soal Penampilan Prabowo Subianto dalam Debat Capres 2024

4. Masalah pencernaan

Pasien awal Covid-19 umumnya akan memperlihatkan gejala masalah pencernaan, sepeti diare.

5. Konjungtivitis

Konjungtivitis atau mata merah dapat dirasakan oleh pasien corona. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja