Kasus Perundungan Anak di Sukabumi, Ayah David Ozora Ikut Bersuara: Gak Ada Progres, Gue Spill Sekolahnya

Sabtu, 9 Dec 2023 10:28
    Bagikan  
Kasus Perundungan Anak di Sukabumi, Ayah David Ozora Ikut Bersuara: Gak Ada Progres, Gue Spill Sekolahnya
freepik

ilustrasi perundungan terhadap anak.

INDONESIATREN.COM - Kasus perundungan kepada anak dibawah umur yakni siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) Kota Sukabumi masih mencuri atensi publik.

Bahkan, kronologi diduga perundungan tersebut beredar di media sosial X (yang dulunya Twitter) @MellisA_An mengatakan perundungan tersebut dilakukan oleh teman sekelasnya pada Februari 2023.

Akun tersebut bernama Mellisa Angraini merupakan seorang pengacara yang akan membela kasus perundungan yang terjadi pada siswa Kota Sukabumi itu dan juga yang sempat menangani kasus penganiayaan Maro Dandy terhadap David Ozora. 

Kondisi korban hingga patah tulang lengan kanan sempat mediasi pada September 2023. Mediasi yang dilakukan saat ayah korban belum mengetahui bahwa guru dan orang tua pelaku turut melakukan kekerasan fisik kepada korban.

Baca juga: Perundungan Anak di Sukabumi Dilaporkan Setelah 8 Bulan Keluarga Bungkam, Polisi Jamin Profesional

Seusai berakhir damai, saat korban kembali bersekolah, pihak sekolah ternyata mengharuskan ayah korban untuk melakukan klarifikasi yang menyatakan bahwa peristiwa perundungan itu tidak benar adanya.

Akhirnya, kedua orang tua korban membawa kasus ini dan melapor ke Polres Sukabumi Kota pada 16 Oktober 2023. Lantaran merasa pihak sekolah sudah mengintimidasi.

Tak hanya itu, orang tua korban juga mengajukan permohonan perlindungan pada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Saat korban dibawa ke Psikolog, akhirnya terungkap kejadian seluruhnya yang dialami sang anak dan mengaku kerap mendapatkan intimidasi dan bahkan juga kekerasan fisik dari orang tua pelaku dan pihak sekolah.

Baca juga: Kronologis Kasus Perundungan Anak di Sukabumi, Korban Dipaksa Berbohong

"Korban dan keluarganya sulit meminta pertanggung jawaban pelaku karena orang tua pelaku kaya raya itu anggap segala hal bisa selesai dengan duit," tulis cuitan akun X @mazzini_gsp.

Terkait kejadian itu, tak sedikit influencer yang turut menyuarakan keadilan untuk korban perundungan di Kota Sukabumi. Satu diantaranya ayah dari David Ozora yakni Ansor Jonathan Latumahina.

"Pihak sekolah ikut nutup nutupin kasus ini karena orangtua pelaku berpengaruh di Sukabumi," tulis Ayah David Ozora @seeksixsuck.

Bahkan ayah David Ozora mengancam akan memberitahu nama serta yayasan dari sekolah yang melakukan perundungan itu apabila tidak ada progres dan pergerakan dari kasus perundungan ini.

Baca juga: Pihak Ponpes di Jambi Pastikan Santri dan Terduga Pelaku Perundungan Sudah Damai

"Sekolah swasta, jika tidak ada progres kasus ini maka sekolah dan yayasannya akan gue spill supaya masyarakat tahu ada sekolah yang dikuasi mafia," tulisnya.

Tak hanya itu, hingga akhirnya kasus perundungan ini viral, Sekretaris Pribadi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kombes Pol Ahrie Sonta Nasuiton ikut menanggapi kasus perundungan ini.

"Saya cek segera ya, terimakasih," tulis Kombes Pol Ahrie @ahriesonta.

Saat ini, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo mengatakan bahwa kepolisian kesulitan mengungkap kasis ini karena banyaknya keterangan beda antara pihak korban, terduga pelaku dan para saksi. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja