Cawapres Bicara Soal IKN, Gibran Sindir Cak Imin Tak Konsisten: Dulu Dukung, Sekarang Gak Dukung

Nusantara
Jumat, 22 Dec 2023 20:40
    Bagikan  
Cawapres Bicara Soal IKN, Gibran Sindir Cak Imin Tak Konsisten: Dulu Dukung, Sekarang Gak Dukung
YouTube KPU RI

Debat Cawapres Pemilu 2024.

INDONESIATREN.COM - Debat cawapres perdana di Pemilu 2024 pada Jumat, 22 Desember 2023 mengusung tema ekonomi, keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan, perkotaan, dan infrastuktur.

Di tengah sesi debat, moderator mengajukan pertanyaan tentang skala prioritas anggaran fisik atau pembangunan kualitas sumber daya manusia dan ekonomi rakyat.

Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menyampaikan jawaban tentang pertanyaan tersebut.

Baca juga: Debat Cawapres 2024: Gibran Sebut IKN Cuma Pakai 20 Persen APBN, Mahfud Tantang Buka Daftar Invetor

Kemudian, cawapres nomor urut 3 Mahfud MD turut menanggapi. Mahfud menanyakan tentang pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) sebagai warisan dari Presiden Joko Widodo.

"Saya sangat tertarik tentang IKN dan itu bagus. Harus kita laksanakan sebagai warisan dari Pak Jokowi. Tapi tadi saya tergelitik anggaran untuk IKN hanya 20 persen dari APBN dan sisanya dari investor," kata Mahfud kepada Gibran.

"Sejauh yang kita baca, sampai sekarang belum ada satu pun investor yang masuk ke sana. Kalau ada sebutkan. Yang ada sekarang saya dengar ratusan ribu hektare tanah sudah dikuasai oleh pengusaha tertentu," lanjutnya.

"Saya setuju ke depan itu agar ngundang investor. IKN harus diteruskan, tapi pendanaannya harus sesuai tujuan semula, bahwa itu sebenarnya mengundang investor. Tapi sekarang ini yang sudah jadi itu semuanya dari APBN," imbuhnya.

Baca juga: Paparkan Visi Misi di Debat Cawapres 2024, Gibran: Indonesia Jadi Raja Energi Hijau Dunia

Kemudian, cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga menyampaikan tanggapan.

"Jadi, saya setuju bahwa yang paling penting bukan soal infrastruktur dulu atau SDM dulu. Yang paling penting dari ini adalah kemampuan membaca skala prioritas," katanya.

"Seluruh project-project besar yang ambisius, IKN sebagai salah satu contoh saja, itu kalau hanya mengandalkan APBN hampir Rp500 triliun. Padahal satu persen saja dari sekian triliun itu, untuk bangun jalan seluruh Kalimantan beres. Dan yang paling penting 3 persen saja dari seluruh anggaran IKN bisa membangun sekolah dengan baik di Kalimantan," ujar Cak Imin.

Gibran pun merespon tanggapan Mahfud MD dan Cak Imin mengenai IKN.

Baca juga: Debat Cawapres 2024: Cak Imin Janjikan 150 Triliun APBN untuk Generasi Muda

"Saya izin menanggapi Gus Muhaimin dulu. Saya ingat sekali Gus Muhaimin dulu sempat ikut meresmikan dan potong tumpeng di IKN. Ini gimana ini, nggak konsisten. Dulu dukung, sekarang nggak dukung karena menjadi wakilnya Pak Anies yang mengusung tema perubahan," sindir Gibran.

"Sekali lagi mohon maaf, IKN ini bukan hanya membangun bangunan pemerintah, tapi juga sebagai simbol pemerataan pembangunan di Indonesia. Sebagai simbol transformasi pembangunan di Indonesia," ujarnya.

Setelah itu, Gibran juga merespon tanggapan Mahfud MD. "Prof, mungkin nanti setelah pulang dari debat bisa di-google. Sudah banyak yang masuk (investor IKN). Mayapada, Agung Sedayu, dan nanti akan tambah lagi. Mungkin setelah Pilpres. Karena mereka kan pasti akan wait and see. Melihat stabilitas politik di Indonesia," tutup Gibran.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja