Bayi Prematur Asal Tasikmalaya Meninggal Dunia, Diduga Usai Dijadikan Model Konten Newborn Photography

Teritori
Senin, 20 Nov 2023 21:03
    Bagikan  
Bayi Prematur Asal Tasikmalaya Meninggal Dunia, Diduga Usai Dijadikan Model Konten Newborn Photography
instagram memomedsos_official

Bayi prematur asal Kota Tasikmalaya meninggal dunia diduga dipakai klinik untuk konten newborn photography

INDONESIATREN.COMMedia sosial baru-baru ini dikejutkan oleh kematian bayi prematur di sebuah klinik Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Diduga, bayi tersebut meninggal dunia karena dipakai oleh pihak klinik bersalin untuk memotret bayi yang baru lahir atau newborn photography.

Meskipun keluarga mengakui bahwa mereka ikhlas atas kematian bayi tersebut, mereka tidak puas dengan perlakuan klinik yang tanpa sepengetahuan keluarga menggunakan bayi mereka untuk foto bayi baru lahir.

Setelah dibagikan di akun Instagram @nadiaanastasyasilvera pada Sabtu, 11 November 2023, berita tentang kematian bayi prematur ini menjadi viral di media sosial.

Baca juga: Polisi Tahan Ghisca Debora Tersangka Kasus Penipuan Tiket Coldplay yang Mencapai Rp5,1 Miliar

Pemilik akun yang memposting berita tersebut, merupakan kakak dari ayah kandung bayi yang telah meninggal dunia.

Dalam postingan Instagram pribadinya, Nadia tampak mengunggah dua foto dan satu video bayi newborn, terlihat bayi mungil itu menggunakan lapisan kain dengan tangan yang berpose ke arah dagu.

Dalam captionnya, Nadia mengatakan bahwa dia sangat menyesalkan atas tindakan dari pihak klinik itu, karena tidak merawat bayi prematur sebagaimana mestinya dan malah melakukan foto newborn tanpa sepengetahuan keluarga.

Selain itu, Nadia juga memperlihatkan foto bayi prematur itu sudah berada di inkubator, yang ditunjukkan oleh Nadia pada unggahan berikutnya.

Baca juga: Diduga Jadi Joki Tes CPNS Kejaksaan di Lampung, Mahasiswa ITB Terancam Diberhentikan

Namun, sayangnya bayi kecil itu justru diselimuti dengan kain tebal, yang dimana seharusnya meninggalkan bayi di inkubator harus dengan keadaan telanjang.

Lalu, dugaan itulah yang kemudian disinyalir sebagai  malpraktik yang dilakukan pihak klinik.

Atas peristiwa ini, membuat para netizen geram dan memberikan rasa prihatin kepada bayi prematur tersebut.

"Wajib tanggung jawab, jgn cuman klarifikasi lalu selesai urusan," ucap akun @faaisal_08.

Baca juga: Merasa Kantuk Saat Beraktivitas di Siang Hari? Berikut 5 Tips Agar Terhindar dan Penelasannya

"Sempet baca jg.. katanya bayinya d mandiin. Pdhl bayi prematur katanya g bole d mandiin.. gila merinding bacanya akh," tulis akun @fitri.ambar16.

"Udh dbkin konten tnpa izin smpe meninggal, pengambilan gmbarnya pun jelek," tulis akun @adsfa.

"Ya Allah,, sebagai orang yg baru dikaruniain anak, saya bisa kebayang sih perjuangan bunda mengandungnya, perjuangan menjaga kehamilannya, perjuangan proses melahirkannya.. Qadarullah prematur namun justru salah penanganan.. saya bisa mengerti sakit hatinya bunda tersebut... Sabar dan Tabah ya mbak, saya mendukung untuk menuntut dan dimintain klarifikasi dari kliniknya.. klau memang ada dugaan mal praktik, kasus wajib diserahkan kepada pihak yg berwenang," ujar akun @erwinsfrmnsyh.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja