4 Prajurit TNI AU Gugur dalam Insiden Jatuhnya Pesawat Tempur di Pasuruan

Nusantara
Kamis, 16 Nov 2023 21:22
    Bagikan  
4 Prajurit TNI AU Gugur dalam Insiden Jatuhnya Pesawat Tempur di Pasuruan
Pixabay/gulopes

Ilustrasi pesawat tempur berjenis Super Tucano milik TNI AU yang jatuh di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pihak TNI AU memastikan, empat prajuritnya gugur dalam insiden tersebut.

INDONESIATREN.COM - Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) memastikan empat prajuritnya gugur dalam insiden jatuhnya pesawat tempur taktis.

Pesawat tempur berjenis Super Tucano itu jatuh di daerah Keduwung, Kabupaten Pasuruan pada Kamis, 16 November 2023 sekitar pukul 12.00 WIB.

"Seluruh Keluarga Besar TNI Angkatan Udara Mengucapkan Turut Berduka Cita."

"Kepada Prajurit Terbaik TNI Angkatan Udara yang Gugur dalam Melaksanakan Tugas," tulis Instagram @militer.udara pada Kamis, 16 November 2023.

Baca juga: Dugaan Leon Dozan Lecehkan Institusi Polisi, Ahmad Sahroni Minta Kapolri Berikan Pelajaran

Keempat prajurit TNI AU yang gugur, di antaranya Kolonel Pnb Subhan (Danwing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh) dan Kolonel Adm Widiono Hadiwijaya (Kepala Dinas Personel Lanud Abdulrachman Saleh).

Lalu, Letkol Pnb Sandhra Gunawan (Komandan Skadron Udara 21) dan Mayor Pnb Yuda Anggara Seta.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI, R. Agung Sasongkojati menjelaskan, insiden itu terjadi saat sesi latihan rutin soal formasi terbang.

Baca juga: Spesifikasi Pesawat Tempur Super Tucano, Alutsista Canggih TNI AU yang Jatuh di Pasuruan

Agung menyebut, ada empat pesawat yang menjalani sesi latihan formasi. Keempat pesawat mulai lepas landas sekitar pukul 10.51 WIB.

Dia menambahkan, Sandhra dan Widiono berada dalam satu pesawat yang sama. Pesawat yang ditumpanginya bernomor ekor TT-3111.

Sementara Shubhan dan Yuda berada dalam kabin pesawat bernomor TT-3103. Kedua pesawat hilang kontak pukul 11.18 WIB dan ditemukan pada lokasi berbeda.

Baca juga: Polisi Datangi Lokasi Jatuhnya Pesawat Tempur TNI AU di Pasuruan

"Pukul 11.18 WIB terjadi los contact," kata Agung dalam konferensi pers di Lanud Abdulrachman Saleh Malang pada Kamis, 16 November 2023.

Agung mengatakan, satu pesawat terjatuh di sebelah utara wilayah Kabupaten Pasuruan. Sementara satu pesawat lain jatuh di bagian selatan.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja