Warga Terdampak Rusaknya Bendungan Cikolawing Sukabumi, Iwan Ridwan: “Tahun Ini Direalisasikan Pembangunannya”

Sabtu, 25 Oct 2025 15:28
    Bagikan  
Warga Terdampak Rusaknya Bendungan Cikolawing Sukabumi, Iwan Ridwan: “Tahun Ini Direalisasikan Pembangunannya”
Hendi Suhendi

Bendungan Cikolawing di Kampung Leuwi Peti, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi

INDONESIATREN.COM - Rusaknya Bendungan Cikolawing selama hampir satu tahun belakangan ini membuat warga Kampung Leuwi Peti, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan. Aliran air yang dulu menjadi sumber kehidupan warga berhenti total. Sekitar 50 hektar lahan sawah warga kini tidak lagi teraliri air, dan 15 hektar diantaranya sudah berubah fungsi menjadi lahan darat.

Selokan yang biasanya mengalirkan air jernih pun kini kering, berlumut, dan mengeluarkan bau tidak sedap. Saat malam tiba, udara di sekitar bendungan dipenuhi nyamuk dan aroma menyengat, yang membuat warga sulit beristirahat. Warga berharap, Bendungan Cikolawing bisa kembali mengalirkan air.

Baca juga: Siap Tindak Produsen dan Ritel yang Lampaui HET, Polda Gorontalo Bentuk Satgas Pengendalian Harga Beras

“Air udah nggak jalan hampir setahun. Kami udah sering kerja bakti, tapi kan ini bukan hal yang bisa diselesaikan warga. Harusnya, pemerintah turun tangan. Dulu, sempat ngalir sedikit, tapi ketimpa urugan (tanah pembangunan) tol (Bocimi), (sehingga kondisinya) malah makin parah,” keluh Ujang Yusman, warga setempat.

“Kalau malam, baunya luar biasa. Banyak nyamuk juga. Anak-anak kadang masih main dan mandi di sungai. Saya khawatir, kalau tiba-tiba air besar datang,” ujar Nanang Ponco, warga lainnya.

undefinedundefinedRusaknya Bendungan Cikolawing membuat air yang menjadi sumber kehidupan warga berhenti total

Baca juga: Berkat Kinerja Ditreskrimsus, Polda Gorontalo Raih Peringkat I Nasional Penyelesaian Perkara Korupsi 2024-2025

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, pada Jumat, 24 Oktober 2025, datang langsung meninjau lokasi bendungan dan jaringan irigasi. Ridwan mengakui, banyak saluran di bendungan itu yang rusak akibat longsor, dan perlu segera dinormalisasi. Iwan pun menyempatkan waktu untuk berdialog dengan petani dan warga setempat.

“Kondisi ini darurat. Saya sudah ajukan ke Pemerintah Daerah (Kabupaten Sukabumi), agar tahun ini bisa direalisasikan pembangunannya, supaya petani bisa kembali memanfaatkan air tahun depan,” kata Iwan.

undefinedundefinedKetua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan (duduk tengah), saat berdialog dengan petani dan warga setempat

Baca juga: Hadiri Peparda Jabar di Bandung, Kajati Jabar Serahkan Bantuan Alat Olahraga kepada Atlet NPCI Jabar

Camat Cibadak, Mulyadi, yang ikut mendampingi kunjungan Ridwan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cibadak, mengapresiasi gerak cepat Ridwan. Mulyadi menilai, kerusakan Bendungan Cikolawing sudah sangat parah dan berdampak luas.

“Dampaknya bukan hanya ke pertanian, tapi juga ke kesehatan lingkungan. Bau menyengat dan banyaknya nyamuk sudah sangat mengganggu warga. Kami berharap, Pemerintah Kabupaten (Sukabumi) segera turun tangan,” tegas Mulyadi. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja