Debat Terakhir Capres Pemilu 2024, Prabowo Subianto Sebut Indonesia Kurang 140.000 Dokter

Nusantara
Minggu, 4 Feb 2024 20:45
    Bagikan  
Debat Terakhir Capres Pemilu 2024, Prabowo Subianto Sebut Indonesia Kurang 140.000 Dokter
KPU RI

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.

INDONESIATREN.COM - Debat terakhir Capres Pemilu 2024 digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu, 4 Februari 2024. Debat kali ini, mengusung tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, pembangunan sumber daya manusia, dan inklusi.

Calon presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto mendapat kesempatan pertama untuk memaparkan visi-misi dan program kerja seputar tema yang dibahas.

Prabowo kembali menekankan soal janji pemberian makan bergizi untuk anak-anak Indonesia, termasuk yang masih dalam kandungan Ibu.

Baca juga: Prabowo Akui Bangga dengan Gibran: Katanya Bocah Cilik, Masih Ingusan, Sorry Ye!

Prabowo yakin bahwa program tersebut bisa berdampak positif, mulai dari memperkecil angka kematian Ibu saat melahirkan hingga pengentasan stunting.

"Salah satu proyek strategis adalah memberi makan bergizi untuk seluruh anak Indonesia terrmasuk yang masih dalam kandungan ibunya, selama sekolah sampai dewasa," kata Prabowo.

"Ini akan mengatasi angka kematian ibu. Ini akan mengatasi stunting, ini akan menghilangkan kemiskinan, ini akan menyerap semua hasil panen petani nelayan. Ini akan meningkatkan ekonomi kita minimal 1,5 sampai 2 persen," imbuhnya.

Baca juga: Eks KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman Ajak Warga Banten Dukung Prabowo-Gibran

Prabowo pun mengaku akan membangun rumah sakit modern di setiap kabupaten, serta membangun puskesmas modern di setiap desa. Selain itu, Prabowo juga berjanji untuk mengatasi kekurangan dokter di Indonesia.

"Kita kurang sekitar 140.000 dokter. Akan segera diatasi dengan tambah FK (Fakultas Kedokteran) di Indonesia dari 92 menjadi 300 FK. Kita juga akan kirim 10.000 anak pintar dari SMA, beasiswa ke luar negeri untuk belajar kedokteran dan 10.000 untuk sains," ujar Prabowo.

"Kita yakin bahwa pendidikan strategis. Kita harus perbaiki gaji guru, kompetensi guru. Juga seluruh penyelenggara negara, ASN, TNI, Polri, penyuluh harus diperbaiki gajinya agar kualitas hidup baik dan memberi pelayanan sebaik-baiknya," ungkap Prabowo.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja