Profil Buya Syakur, Ulama Kharismatik Asal Indramayu yang Meninggal Dunia Hari Ini

Nusantara
Rabu, 17 Jan 2024 16:34
    Bagikan  
Profil Buya Syakur, Ulama Kharismatik Asal Indramayu yang Meninggal Dunia Hari Ini
YouTube/KH Buya Syakur Yasin

Berikut profil Buya Syakur, ulama besar asal Indramayu yang meninggal dunia.

INDONESIATREN.COM - Kabar duka datang dari ulama besar asal Indramayu, Buya Syakur Yasin yang dikabarkan telah meninggal dunia pada Rabu, 17 Januari 2024 dini hari.

Pihak Nadhlatul Ulama (NU) mengumumkan berita meninggalnya Buya Syakur melalui akun X resminya @nu_online.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. KH Syakur Yasin atau yang akrab dikenal Buya Syakur wafat pada Rabu (17/1/2024) pukul 02.00 WIB dini hari tadi di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Cirebon, Jawa Barat," tulisnya.

Sebelum meninggal dunia, Buya Syakur sempat dirawat selama sepuluh hari di rumah sakit karena penyakit gagal jantung dan ginjal yang sudah diidapnya selama satu tahun.

Baca juga: Sempat Dikira Korban Begal, Tewasnya Buruh di Karawang Dalangnya Ternyata Sang Istri

Buya Syakur meninggalkan seorang istri yang bernama Nyai Zainan Al-Huda serta dua orang anak bernama Hasyimi Robit Ibdal serta Khozainu Rohmati Robbi Dawud Awwab.

Lantas siapa sosok Buya Syakur sebenarnya? Berikut profilnya.

Profil Buya Syakur

Buya Syakur memiliki nama lengkap Prof.Dr.K.H.Abdul Syakur Yasin, MA, merupakan seorang putra daerah Jawa Barat yang tumbuh besar sebagai seorang santri di Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon.

Baca juga: Keterlaluan Murahnya, Ini 3 Hp Tecno RAM 8GB yang Harganya Cuma 1 Jutaan, Cocok buat Dompet Tipis!

Saat masih sekolah, Buya Syakur dikenal sebagai siswa yang aktif. Ia juga mendalami pelajarab bahasa Arab hingga menjadi satu diantara penerjermah dan pengkaji Al Quran ke dalam bahasa Indonesia.

Setelah lulus dari sekolah, Buya Syakur melanjutkan pendidikan tingginya di Kairo, Mesir.

Buya Syakur pernah menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Kairo. Selain di Mesir, ia melanjutkan menimba ilmu dengan mengambil jurusan ilmu Al Qruan di Libya pada 1977.

Dengan tekad yang kuat, Buya Syakur berhasil meraih gelar magister di bidang sastra linguistik di Tunisia pada 1981.

Baca juga: Jadwal Pertandingan Liga Italia Akhir Pekan Ini: Debut De Rossi Sebagai Pelatih AS Roma

Kemudian, Buya Syakur melanjutkan pendidikannya untuk meraih gelar doktor pada 1985 dengan konsentrasi dialog teater.

Seusai menghabiskan waktu selama 20 tahun untuk belajar di luar negeri, Buya Syakur kembali ke Indonesia pada 1991.

Sesampainya di Indonesia, Buya Saykur mendirikan Yayasan Pondok Pesantren Cadangpinggan pada 2000.

Selain itu, Buya Syakur juga aktif berdakwah hingga menjadi salah satu pengkaji Al Quran di Indonesia.

Baca juga: Pemprov Jabar Kecam Penjualan Anjing untuk Konsumsi: Ilegal Jadi Pidana

Buya Syakur dikenal sebagai sosok yang rendah hati, kharismatik, dan cerdas. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja