Cerita Dibalik Misteri Gunung Sunda dan Goa Lodaya di Sukabumi

Sabtu, 18 Nov 2023 19:04
    Bagikan  
Cerita Dibalik Misteri Gunung Sunda dan Goa Lodaya di Sukabumi
tiktok @Mr.Deri.Projeckt

Ilustrasi. Cerita dibalik misteri Gunung Sunda dan Goa Lodaya di Kabupaten Sukabumi, sesuai penuturan masyarakat sekitar.

INDONESIATREN.COM - Satu diantara gunung di Jawa Barat ada yang cukup menarik perhatian masyarakat, karena terkenal dengan misteri dan kekeramatannya.

Gunung yang dimaksud yaitu Gunung Sunda yang terletak di Kabupaten Sukabumi.

Dilansir dari beberapa sumber, Gunung Sunda merupakan gunung aktif yang masuk kedalam kategori gunung purba, lantaran gunung ini sudah ada sejak 500 ribu sampai 560 ribu tahun yang lalu.

Menurut cerita turun menurun, gunung yang memiliki ketinggian sekitar 4000 meter diatas permukaan laut (Mdpl), telah mengalami beberapa kali letusan.
Dahsyatnya, tinggi kolom pasca letusan Gunung Sunda mencapai 22 kilometer, kala itu.

Padahal biasanya jika gunung aktif meletus tinggi kolomnya hanya mencapai 3 Kilometer saja.
Akibat fenomena tersebut, saking tingginya kolom abu Gunung Sunda, hingga masuk kedalam lapisan ozon bumi.

Sehingga menyebabkan suhu di Bumi turun dan cuaca berubah dalam beberapa hari. Dampaknya, para petani mengalami gagal panen serta kelaparan dimana-mana. 

Maka tidak heran, pada saat itu banyak nyawa melayang karena tidak tahan dengan kondisi tersebut.

Selain cerita kelam letusan Gunung Sunda, pun banyak menyimpan kisah miseteri di dalamnya.

Menurut cerita, di Gunung Sunda terdapat goa yang di keramatkan dan dipercaya sebagai tempat persinggahan Prabu Siliwangi dan para pengawalnya.
Satu diantara goa yang dikeramatkan di Gunung Sunda yakni Goa Lodaya.

Pada kala itu, Goa Lodaya dipercaya menjadi tempat penyimpanan peralatan perang dan tempat pengungsian keluarga Palaskar Pajajaran.

Namun ada juga cerita yang mengatakan bahwa para pengungsi tersebut menetap di Goa Lodaya bahkan hilang tanpa sebab.
Masyarakat disekitar juga mengaku, sesekali melihat penampakan aneh di sekitar Gunung Sunda dan Goa Lodaya.
Satu diantara cerita yang cukup membuat bulu kuduk merinding yaitu cerita dari seorang petani yang tinggal di kawasan kaki Gunung Sunda.

Dia menuturkan sering mendengar suara alunan gamelan, selain itu ia juga kerap melihat sosok macan yang tiba-tiba masuk ke dalam goa yang ditumbuhi oleh semak belukar.

Selain itu, beredar juga dari kisah anak muda yang mengalami hal serupa. Saat itu ia sedang mendampingi kakeknya yang sedang bertapa di Goa Lodaya di gunung tersebut.

Namun, ketika sang pemuda itu masuk sekitar lima meter dari mulut goa, hal aneh pun mulai ia rasakan.

Ia dan kakeknya, mendengar suara gamelan dibalik gemericik air, tak lama kemudian disusul dengan suara auman macan.
Meski mengalami kejadian suara tersebut, sang kakek tetap melakukan samedi.

Ketika sang kakek sedang melakukan semedi, pemuda itupun melihat sejumlah sosok yang menyerupai laskar pejuang dan sejumlah mahluk tak kasat mata melayang.

Tidak hanya itu saja, sang pemuda pun melihat sesosok mahluk menggunakan kostum wayang sedang berjalan kesebuah tempat, dimana didalamnya terdapat tokok-tokoh perwayangan yang sedang berkumpul.

Pemuda itupun sangat ketakutan saat menyaksikan kejadian yang dialaminya, tak lama setelah itu, ritual semedi sang kakek pun selesai sambil membawa keris dan bulu ekor kuda.
Kedua benda tersebut diperoleh dari hasil dari ritual yang dipercaya sebagai jimat bagi orang yang melakukan semedi di goa tersebut.

Kisah lainnya sempat dialami oleh satu diantara warga sekitar yang mengaku sering didatangi mahluk penunggu Gunung Sunda dan Goa Lodaya memalui mimpi dalam tidurnya.

Merasa penasaran dengan mimpinya itu, warga itupun memberanikan diri datang ke Gunung Sunda dan Goa Lodaya saat cuaca sedang hujan.

Warga itu mengatakan, bahwa jika ia tidak pergi ke goa tersebut, maka mimpi itu akan selalu datang, seolah memberi pertanda dan panggilan batin.

Dikisahkan dalam tirakatnya di dalam goa, terjadi kontak batin antara dirinya dengan salah satu mahluk gaib disana.
Ia juga mengatakan mahluk itu terlihat seperti seekor harimau dan sosok figur wayang.

Mahluk gaib tersebut berkali-kali menegaskan untuk menjaga kelestarian lingkungan alam sekitar.
Mahluk tersebut pun seolah-olah memberi amanat untuk selalu bersikap baik ketika mengunjungi kawasan gunung dan juga goa.

Entah benar atau tidak mengenai deretan mitos yang terjadi dikawasan gunung ini, akan tetapi masyarakat setempat percaya bahwa deretan mahluk gaib yang kabarnya kerap menampakan diri di gunung ini, merupakan wujud dari orang-orang terdahulu yang ada kaitanya dengan sejarah Gunung Sunda dan Goa Lodaya.

Kepercayaan inilah yang akhirnya membentuk tradisi di daerah ini untuk melakukan ritual.

Ritual tersebut dilakukan sebagai upaya menghormati para leluhur Gunung Sunda dan Goa  Lodaya.

Masyarakat pun kerap kali mempersembahkan sasajen dengan berbagai macam isian seperti makanan dan kembang tujuh rupa. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja