Peduli Lingkungan, Dian-Amih Gelar “Ngayuga Bumi Kuningan 2025” Gema Jabar Hejo Bergerak di Caracas Kuningan

Selasa, 11 Feb 2025 13:08
    Bagikan  
Peduli Lingkungan, Dian-Amih Gelar “Ngayuga Bumi Kuningan 2025” Gema Jabar Hejo Bergerak di Caracas Kuningan
Istimewa

Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Terpilih saat kegiatan di Desa Caracas, Kabupaten Kuningan

INDONESIATREN.COM - Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Terpilih, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar dan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., pada Minggu, 9 Februari 2025, bersama warga, menggelar aksi nyata peduli lingkungan di Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.

Kegiatan bertema “Ngayuga Bumi Kuningan 2025” Gema Jabar Hejo Bergerak ini, bertujuan menjaga lingkungan dan melestarikan alam untuk bumi yang sehat bagi generasi mendatang, khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan.

Baca juga: Info Lowongan Kerja Update ke 69

Dalam kegiatan ini, selain revitalisasi air dan peduli sampah, ditebar pula ribuan bibit ikan dan ditanam berbagai jenis pohon di kawasan Setu dan Hutan Kota Caracas, oleh warga bersama Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Terpilih.

undefinedundefinedKegiatan dilaksanakan bersama warga masyarakat Kabupaten Kuningan

Bupati Kuningan Terpilih, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, dalam sambutannya mengatakan, gerakan aktif warga untuk berupaya dan peduli terhadap lingkungan ini harus terus dilakukan dan dijaga, agar dapat memberikan manfaat di masa depan.

Baca juga: Gandeng Manzone, Denny Sumargo Luncurkan Pakaian Dalam Pria Merk Rudal

“Hal ini perlu terus kita jaga dan kita kuatkan. Namun ingat, perjuangan kita tidak berhenti sampai di sini. Kita harus memastikan, bahwa apa yang kita tanam hari ini, akan tumbuh memberikan manfaat di masa depan,” ujar Dian.

“Hidup itu harus seimbang, harus ada keseimbangan hidup. Kita melepas ikan sambil menanam pohon, dikemas dalam kegiatan Revitalisasi Lingkungan Gerakan Masyarakat Jawa Barat Hejo ini, sungguh luar biasa,” kata Dian.

undefinedundefinedBupati berharap, kegiatan ini bermanfaat bagi masa depan lingkungan di Kuningan

Baca juga: 4 Meninggal, Ini Kronologi Kecelakaan Truk Muatan Batu Timpa Minibus di Sukabumi

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kuningan Terpilih, Tuti Andriani, atau akrab disapa Amih oleh warga masyarakat Kabupaten Kuningan, mengatakan, kondisi lingkungan saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari berkurangnya lahan hijau, pencemaran air, dan dampak perubahan iklim yang ekstrim.

Kondisi itu, menurut Amih, menjadi masalah serius yang harus dihadapi bangsa ini, khususnya warga masyarakat Kabupaten Kuningan.

Baca juga: Breaking News: Truk Timpa Mobil di Palabuhanratu Sukabumi, 4 Warga Meninggal Dunia!!! Simak Foto-fotonya

“Kabupaten Kuningan ini luar biasa. Kita memiliki Gunung Ciremai yang sangat megah, sumber air yang berlimpah, juga udara yang masih sejuk. Jadi, saya mohon, mari kita sama-sama menjaga lingkungan kita, menjaga alam kita, agar tetap seimbang dan lestari, sesuai visi dan misi kami," tutur Amih.

undefinedundefinedWakil Bupati Kuningan Terpilih ikut menanam pohon bersama warga

Amih pun berharap, kegiatan ini menjadi contoh spirit kepedulian menjaga lingkungan alam bagi masyarakat, terutama generasi muda, bukan hanya di Kabupaten Kuningan, namun di berbagai daerah di Indonesia. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 8-Jun-2026 21:28
Lowongan Kerja
Tanah Diduduki dan Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Jubir Ahli Waris Labbai: “Kita Santai Saja, Tunggu Putusan Pengadilan Negeri Makassar”
Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar karena Timbun dan Bersih-Bersih Tanah Milik Sendiri, Jubir Ahli Waris Labbai: “Salah Alamat”
Tumbuhkan Asa pada Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus Indonesia 2026 di Hall Dewan Pers Jakarta

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”