Today in History: Bung Hatta Resmi Mundur dari Kursi Wakil Presiden RI pada 1 Desember 1956

Nusantara
Jumat, 1 Dec 2023 07:46
    Bagikan  
Today in History: Bung Hatta Resmi Mundur dari Kursi Wakil Presiden RI pada 1 Desember 1956
Instagram/@indonesian.historical

Bung Hatta mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia pada 1 Desember 1956.

INDONESIATREN.COM - Sudah memasuki penghujung tahun, berbagai peristiwa bersejarah telah terjadi, seperti halnya di tanggal 1 Desember.

Satu di antara peristiwa bersejarah itu adalah mundurnya Hohammad Hatta dari bangku Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) yang suratnya sempat ditolak secara halus oleh Ketua DPR kala itu.

Mohammad Hatta, yang kerap dikenal dengan sebutan Bung Hatta, lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, 12 Agustus 1902.

Bung Hatta menghembuskan napas terakhirnya pada 14 Maret 1980 di Jakarta. Ia merupakan seorang Wakil Presiden RI yang pertama sejak 18 Agustus 1945.

Baca juga: Ganjar Pranowo: Hubungan Saya dengan Jokowi Baik-Baik Saja

Sejarah telah mencatat, ia memilih mundur dari jabatannya pada 1 Desember karena ia merasa sudah tak sejalan dengan Presiden Soekano.

Pada tahun 1955, Bung Hatta membuat sebuah pernyataan bahwa apabila parlemen dan konstituante pilihan rakyat sudah terbentuk, ia akan mengundurkan diri sebagai wakil presiden.

Menurutnya dalam negara yang memiliki kabinet parlemen, kedudukan seorang kepala negara hanya sekadar simbol, sehingga wakil presiden pun tak diperlukan lagi.

Kemudian, Bung Hatta menulis sepucuk surat pada 20 Juli 1965 yang ditujukkan kepada Ketua DPR.

Baca juga: Lahirkan Wirausaha Baru, Kemenperin Gencarkan Program Santripreneur di Ponpes Sukabumi

Namun, surat tersebut ditolah secara halus dengan cara silent treatment atau mendiamkannya.

Merasa tak ada respons, Bung Hatta kembali menuliskan surat susulan yang isinya sama dengan kiriman sebelumnya pada 23 Novemver 1956.

Akhirnya, dalam sebuah sidang DPR 30 November 1956, lembaga tersebut menyetujui permintaan Bung Hatta untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Presiden yang telah diembannya selama 11 tahun.

Bung Hatta resmi mundur dari jabatannya sebagai Wakil Presiden RI pada 1 Desember 1956. Keputusannya untuk mengundurman diri itu membuat posisi wakil presiden kosong hingga tahun 1973. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

7 dan 5 Hari Jelang Sidang Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Kembali Rekam Video: “Jangan Terkesan PT Bumi Karsa Orang Besar, Bisa Semena-mena Mengambil Haknya Keluarga Ahli Waris Labbai”
Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar