Warga Pamuruyan Sukabumi Resah, Kawanan Monyet Masuk ke Permukiman

Rabu, 20 Dec 2023 20:17
    Bagikan  
Warga Pamuruyan Sukabumi Resah, Kawanan Monyet Masuk ke Permukiman
Istimewa

Warga Kampung Anggayuda RT 02/11 Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dibuat resah dengan kawanan monyet yang menyerbu hingga masuk ke permukiman.

INDONESIATREN.COM - Warga Kampung Anggayuda RT 02/11 Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dibuat resah dengan kawanan monyet yang menyerbu hingga masuk ke permukiman. Bahkan kawanan monyet ekor panjang tersebut tak segan mengejar warga.

Warga setempat, Ratnasih mengaku sudah tiga hari terakhir ia diteror kawanan monyet. Rumahnya yang dikelilingi pepohonan menjadi sasaran empuk kawanan monyet yang kelaparan. Ratnasih juga mengaku kawanan monyet juga menggasak nanas yang ia tanam di kebun sekitar rumahnya.

"Hanya berkeliaran di sekitar rumah saja, tidak sampai masuk ke dalam rumah. Tapi tetap saja takut. Sudah tiga hari ini ketakutan. Baru pertama kali gini, sebelumnya belum pernah," kata Ratnasih kepada Indonesiatren.com, Rabu, 20 Desember 2023.

Baca juga: Terluka Parah, Bayi Laki-Laki di Banten Digigit oleh Seekor Monyet Liar

Lanjut Ratnasih, kawanan monyet tak segan mengejar warga yang melintas sambil membawa makanan. Menurutnya baru ada sekitar tiga ekor yang terlihat dan berkeliaran di permukiman.

"Kalau lihat ada orang bawa makanan, monyet itu mengejar. Kemarin juga orang tua saya lewat sambil bawa ayam sama beras, itu langsung dikejar. Maunya cepat ditangani, takutnya nanti menyerang anak-anak," ungkap Ratnasih.

Sementara itu, Kepala Desa Pamuruyan, Ujang Dayat menyebut fenomena kawanan monyet masuk ke permukiman warga baru kali ini terjadi. Ia sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevakuasi kawanan monyet tersebut kembali ke habitatnya.

Baca juga: Polisi Tertibkan Juru Parkir Liar di Kawasan Wisata Pantai Loji Sukabumi

"Menurut laporan dari warga ada kawanan monyet yang berkeliaran sampai ke rumah-rumah. Warga merasa resah karena takut menyerang anak-anak. Makanya kami minta tim resque segera melakukan penanganan," kata Ujang Dayat.

Ujang juga mengaku keheranan bagaimana kawanan monyet tersebut bisa masuk ke perkampungan warga yang bisa dibilang jauh dari kawasan hutan lindung atau kawasan hutan lainnya.

"Mungkin habitat aslinya terganggu, atau bagaimana kita tidak tahu dari mana asalnya. Kawasan ini kan jauh dari hutan lindung atau hutan-hutan lainnya. Makanya kita minta ke pihak yang lebih berkompeten untuk menangani, dengan cara apapun," kata Ujang.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja