Berkah Timun Suri Buat Petani dan Pedagang di Cirebon Selama Bulan Ramadan

Selasa, 19 Mar 2024 10:00
    Bagikan  
Berkah Timun Suri Buat Petani dan Pedagang di Cirebon Selama Bulan Ramadan
Istimewa

Bulan suci ramadan tahun ini membawa berkah tersendiri untuk para petani dan pedagang timun suri di kawasan Cirebon, Jawa Barat.

INDONESIATREN.COM - Bulan suci ramadan tahun ini membawa berkah tersendiri untuk para petani dan pedagang timun suri di kawasan Cirebon, Jawa Barat.

Seperti diketahui, timun suri yang kaya kandungan air menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk mengolahnya menjadi sajian yang menyejukkan tenggorokan saat berbuka puasa.

Seorang petani sekaligus pedagang buah timun suri di Desa Pangkalan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Nurman mengaku mendapat lonjakan permintaan selama bulan ramadan.

"Saat bulan Ramadan, penjualan timun suri memang selalu meningkat drastis. Para pembeli mulai berdatangan sejak sore hari untuk memilih-milih buah yang segar untuk berbuka puasa," ungkap Nurman sembari memanen buah timun suri di ladangnya, Minggu, 17 Maret 2024.

Baca juga: Perkara Narkoba dan Obat Terlarang Masih Merajalela di Cirebon, Ini Buktinya

Menurutnya, harga timun suri per kilogram berkisar Rp6.000-Rp8.000. Namun, jika dibeli borongan oleh pengepul, hanya di kisaran Rp3.000-Rp4.000.

Artinya harga tersebut terbilang cukup sepadan dengan biaya dan tenaga yang dikeluarkan selama proses awal penanaman hingga panen.

Meskipun harga timun suri sedikit naik selama bulan Ramadan, hal ini tidak mengurangi minat masyarakat untuk membelinya. Apalagi, di musim penghujan pada Ramadan saat ini hasil panen timun suri mengalami penurunan.

Hal itu, kata dia, karena buah timun suri yang baru berumur hitungan hari mengunging dan membusuk karena kondisi tanah yang lembab akibat hujan. Dengan demikian, buah tersebut tidak bisa bertahan hingga matang lalu dipanen.

Baca juga: Tenaga Kesehatan di Kabupaten Cirebon Tetap Siaga Sampai H+5 Pencoblosan

"Meskipun naik sedikit, tapi kita bisa merasakan keberkahannya di bulan Ramadan. Alhamdulillah, semoga rezeki dari penjualan ini menjadi berkah bagi kita semua," ucapnya.

Adapun untuk biaya yang dikeluarkan selama 55 hari masa tanam hingga panen timun suri, lanjutnya, untuk lahan berukuran 200×30 meter dibutuhkan biaya sekitar Rp3 juta. Biaya itu untuk tenaga, obat-obatan, dan pupuk.

Saat ini, dirinya baru melakukan panen buah tersebut selama 3 kali dengan jumlah total 350 kilogram.

"Yang pertama 50 kilogram, kedua 100 kilogram, ketiga 200 kilogram. Alhamdulillah. Biasanya naik turun hasil panennya. Kita bisa panen sampai 10 kali," pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja