DLH: Kondisi Lingkungan di Kota Sukabumi Sedang Tak Baik-baik Saja

Teritori
Jumat, 1 Mar 2024 07:00
    Bagikan  
DLH: Kondisi Lingkungan di Kota Sukabumi Sedang Tak Baik-baik Saja
Freepik

Ilustrasi lingkungan hidup.

INDONESIATREN.COM - Isu pengelolaan sampah dan lingkungan masih menjadi perhatian serius Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi. Pasalnya, kedua isu tersebut saat ini tergolong sedang mengkhawatirkan atau dinilai sedang tak baik-baik saja.

DLH mencatat kualitas lingkungan hidup di Kota Sukabumi berdasarkan data masih menunjukan dalam kategori sedang. Sedangkan untuk pengelolaan sampah, volume pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) masih tinggi.

"Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Sukabumi saat ini berdasarkan data yakni berada di angka 60, di bawah Provinsi Jawa Barat dengan nilai 64," ujar Kepala DLH Kota Sukabumi, Asep Irawan usai menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) DLH Kota Sukabumi, Kamis, 29 Februari 2024.

Asep Irawan menjelaskan, terkait dengan pengelolaan sampah, saat ini sampah yang masuk ke TPA masih tergolong sangat tinggi yakni 75 persen, dari seluruh timbunan sampah per hari mencapai 184 ton.

Baca juga: Melihat Peragaan Busana Batik di Kota Sukabumi, UMKM Lokal Ingin Mendunia

Untuk itu target DLH ke depan, komposisi ini harus dibalik. Yakni, pengurangannya diperbesar dan pembuangan sampahnya diperkecil.

"Seperti yang sudah dibuktikan daerah lain yaitu Banyumas, yang hanya 25 persen ke TPA. Sehingga saat ini daerah tersebut sedang menuju zero pembuangan ke TPA," ungkapnya.

Berdasarkan data yang ada, sambung Asep, sebanyak 40 persen sampah berasal dari sisa makanan, 38 persen berasal dari sampah rumah tangga.

Untuk itu, pihaknya sedang berupaya agar bagaimana ke depan DLH lebih berkonsentrasi pada pengelolaan sampah di lingkungan bekerja sama dengan aparat wilayah, komunitas, dan masyarakat.

"Kemarin kita sudah coba di Kecamatan Cikole dalam pengelolaan sampah, yang nantinya akan ditularkan ke wilayah-wilayah lainya yang ada di Kota Sukabumi," terangnya.

Baca juga: Kendaraan Listrik jadi Jawaban Atasi Krisis Lingkungan? Setuju atau Tidak Simak Dulu Penjelasannya

Selain mendominasi kegiatan di wilayah, aku Asep, upaya lainya mengoptimalkan pengelolaan sampah untuk menjadi komoditas.

Mengingat lahan yang ada saat ini terbatas dan tidak mungkin ada lagi ada TPA yang baru. Sehingga, dibutuhkan pemanfaatan sampah dengan bekerjasama dengan berbagai pihak.

"Kami sudah melakukan pembicaraan dengan perusahaan swasta untuk memproduksi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar berasal dari sampah. Dan lainya dengan skema penawaran dari Kementerian PU terkait pembangunan RDF itu sendiri. Mudah-mudahan ke depan kedua upaya tersebut menjadi solusi kedepan dalam pengurangan sampah," terangnya.

Baca juga: Kebakaran Hebat Permukiman Padat Penduduk di Kota Sukabumi, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Asep juga mengaku sangat khawatir dengan kondisi TPA yang ada saat ini. Karena, kondisi TPA lama sudah tidak bisa digunakan lagi.

Begitu juga dengan TPA yang baru dibangun oleh Kementerian PU yang Januari lalu sudah digunakan.

Namun, melihat progres yang ada mungkin dalam waktu dua tahun sudah full. Kondisi tersebut tentunya akan menjadi bom waktu di tahun 2025.

"Sementara, untuk TPA yang baru sekarang mengandalkan ke Provinsi Jabar, dimana saat ini tengah melakukan uji kelayakan untuk membangun TPA regional. Tapi agenda yang ada paling cepat 2028, sementara TPA yang ada usianya cukup sampai 2025," pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja