Dirubung Banyak Semut, Mayat Lelaki Tanpa Identitas Ditemukan di Dusun Anggayuda Sukabumi

Rabu, 3 Jul 2024 16:13
    Bagikan  
Dirubung Banyak Semut, Mayat Lelaki Tanpa Identitas Ditemukan di Dusun Anggayuda Sukabumi
Istimewa

INDONESIATREN.COMSesosok mayat lelaki tanpa identitas pada Rabu, 3 Juli 2024, siang, sekitar pukul 10:30 WIB, ditemukan tergeletak dalam saung di kebun singkong milik warga Dusun Anggayuda, RT 01/RW 11, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Ketika pertama kali ditemukan oleh dua warga setempat, kondisi mayat terlihat terlentang dengan mulut menganga lebar, serta dirubung oleh banyak sekali semut hitam kecoklatan berukuran besar.

Mayat juga terlihat mengenakan kemeja kotak-kotak berwarna abu-abu dan jaket hitam, celana jean’s, dengan kulit sawo matang, rambut ikal, tinggi badan sekitar 155 centimeter, tidak memakai alas kaki, serta berusia sekitar 60 tahun.

Diduga, mayat ini sudah berada di lokasi sekitar 12 jam, sebelum akhirnya ditemukan warga.

Baca juga: Ada Bunga dan Bau Minyak Telon di Curug Dua Undak Sukabumi, Ternyata Mayat Bayi Laki-Laki

Kepala Dusun Anggayuda, Asep Sutisna, mengatakan, hingga kabar penemuan mayat itu sampai ke warga dusunnya, belum ada satu pun warga yang mengaku kehilangan keluarganya. Asep sendiri mengaku mendapat kabar penemuan mayat itu dari dua orang warga dusunnya, ketika ia tengah berada di kebun.

“Mereka bilang, ada mayat di saung. Saya lalu datangi lokasi, dan terus menelepon perangkat desa. Tidak lama setelah itu datang (petugas) dari pemerintah desa, Babinsa, Babinkamtibmas, dan P2BK Cibadak,” tutur Asep.

Kasi Kesos Desa Pamuruyan, Andriana, membenarkan penuturan Asep. Menurut Andriana, informasi penemuan mayat itu diperoleh dari Kepala Dusun Anggayuda, berdasarkan laporan dua warga dusun setempat. Kepala Dusun Anggayuda juga telah datang ke lokasi penemuan mayat, serta meminta keterangan warga yang tengah bertani di daerah itu.

Baca juga: Geger, Warga Temukan Mayat Pria Gantung Diri di Pohon Ceri Daerah Jakut

“Berdasarkan keterangan warga, tidak ada satu pun yang mengenali identitas mayat itu. Warga juga mengaku, jarang sekali melihat ada orang yang datang ke kebun itu, kecuali yang punya kebun. Sebelumnya, warga juga tidak pernah melihat sosok orang yang sekarang ditemukan sudah jadi mayat itu,” ungkap Andriana.

Saat ini, mayat tak dikenal itu telah dievakuasi ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Kasus penemuan mayat ini pun tengah dalam penyelidikan petugas Polsek Cibadak. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja