Penurunan Angka Kelahiran Makin Siginifikan, Kim Jong Un Menangis, Minta Ibu-Ibu Korea Utara Punya Banyak Anak

Kamis, 7 Dec 2023 15:44
    Bagikan  
Penurunan Angka Kelahiran Makin Siginifikan, Kim Jong Un Menangis, Minta Ibu-Ibu Korea Utara Punya Banyak Anak
Tangkap Layar Instagram/@fakta.beriita

Kim Jong Un menangis dan meminta para ibu untuk melahirkan lebih banyak bayi karena penurunan angka kelahiran di Korea Utara.

INDONESIATREN.COM - Beredar di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Presiden Korea Utara, Kim Jong Un menangis di depan rakyatnya.

Video tersebut tersebar luas dan dibagikan ulang oleh beberapa akun seperti Instagram @fakta.beriita, Kamis, 7 Desember 2023.

Dalam video tersebut, terlihat Kim Jong Un duduk di sebuah ruangan pertemuan.

Sambil menundukan wajahnya, ia menangis di hadapan ribuan ibu-ibu dan meminta mereka untuk melahirkan lebih banyak bayi.

Baca juga: Pelaku Kabur Melarikan Diri, Ayah dan Anak di Makassar Jadi Korban Pembunuhan

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menghentikan penurunan angka kelahiran di Korea Utara yang semakin signifikan.

Momen Kim Jong Un menangis terjadi pada pertemuan Ibu Nasional di Pyongyang pada Minggu, 3 Desember 2023 dan tayangan dari rekamannya tersebar luas di media sosial.

Di depan para ibu, Jong Un mengatakan bahwa permasalahan penurunan angka kelahiran perlu dilakukan untuk mencegah penurunan angka kelahiran.

"Mencegah penurunan angka kelahiran dan pengasuhan anak yang baik adalah tugas rumah tangga yang perlu kita tangani saat bekerja dengan para ibu," kata Presiden Korea Utara itu.

Baca juga: Jadi Google Doodle, Ini Sejarah Kapal Pinisi, Warisan Bangsa Sulawesi Selatan yang Diakui UNESCO

Selain Kim Jong Un yang menangis, video tersebut juga memperlihatkan para ibu yang juga tak kuasa menitihkan air mata.

Video yang memperlihatkan Kim Jong Un menangis karena karena populasi rakyatnya semakin menurun itu menyita perhatian warganet Indonesia.

Warganet pun ramai meninggalkan jejak dalam unggahan akun Instagram @fakta.beriita terkait video menangis Kim Jong Un.

"Mohon maaf hilangin dar der dornya pak kim," kata akun @yandeepa09.

"Takut d dor," tulis akun @dalneya.

"Mereka nangis karna ikut2an pemimpinya kan ?" komentar akun @diazadhikakullbet99. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja