Muncul di Indonesia, Dokter Spesialis Anak Beberkan Usia Rentan Terkena Mycoplasma Pneumonia

Gres
Senin, 11 Dec 2023 09:42
    Bagikan  
Muncul di Indonesia, Dokter Spesialis Anak Beberkan Usia Rentan Terkena Mycoplasma Pneumonia
Unsplash/Towfiqu barbhuiya

Ilustrasi terkena gejala mycoplasma pneumonia.

INDONESIATREN.COM - Kemetrian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan ada enam kasus mycoplasma pneumonia yang telah teridentifikasi di Jakarta.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri mycoplasma bahkan memicu lonjakan kasus dan antrean RS di China.

Hingga saat ini, Kemenkes menjelaskan bahwa kasus mycoplasma di Indonesia masih terkendali.

Dari keenam pasien, tidak ada riwayat ke luar negeri atau merupakan infeksi umum.

Baca juga: Rekor 14 Laga Tidak Terkalahkan Putus, Pelatih Persib Bandung Legowo

"Saat ini ada enam kasus pneunomia mycoplasma, ini ternyata sudah lama, pasien yang pernah dirawat di RS ada tiga," ujar Jenderal Pencegan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Maxi Rein Rondonuwu.

Dikabarkan bahwa saat ini keenam pasien dilaporkan sembuh dan sudah menjalani aktivitas seperti biasa di sekolahnya.

Namun, tiga pasien sempat mengeluh gejala yang cukup berati, yaitu sesak napas.

Dokter spesialis anak RS Cipto Mangunkusumo, dr Nastiti Kaswandani, SpA(K), menerangkan mycoplasma pneunmonia bukanlah penyakit baru.

Baca juga: Jelang Debat Capres-Cawapres: Berikut Daftar 11 Panelisnya, Valerina Daniel dan Ardianto Wijaya Jadi Moderator

Ia menjelaskan bahwa kasus mycoplasma memang kerap dialami oleh anak-anak, baik usia pra sekolah maupun usia sekolah

"Untuk mycoplasma pneuomonia itu memang paling tinggi pada anak pra sekolah dan usia anak sekolah, itu sampai 30 persen. Kalau pada bayi, itu hanya sedikit, mungkin di bawah 5 persen," ucapnya.

Lebih lanjut, dr Nastiti mengungkapkan bahwa gejala dari mycoplasma ini diawali dengan demam, nyeri tenggorakan dan batuk yang bisa sampai dua sampai tiga pekan.

Kemudian gejala lainnya yang dapat dirasakan yaitu nyeri dada dan lemah.

Baca juga: Wajib Dicoba! Tips Dapatkan Kualitas Tidur yang Baik Bagi Tubuh

"Biasanya diawali dengan demam, kemudian batuk. Batuk ini yang sangat menganggu sehingga bisa sampai dua sampai tiga pekan. Gejala-gejala lainnya nyeri tenggorokan. Kalau anak besar terkadang sampai nyeri dada, kemudian ada gejala fatigue atau lemah. Itu yang menonjol pada pneumonia karena mycoplasma," tuturnya. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja