Viral Pria Diduga Ajudan Bupati Aniaya Sopir di Tanjung Isuy, Netizen: Parah!

Kamis, 21 Dec 2023 23:31
    Bagikan  
Viral Pria Diduga Ajudan Bupati Aniaya Sopir di Tanjung Isuy, Netizen: Parah!
Instagram @ahmadsahroni88

Sebuah video viral diunggah akun Instagram @ahmadsahroni88 memperlihatkan seorang laki-laki berbaju merah menganiaya sopir truk. Diduga penganiayaan dilakukan ajudan Bupati Kutai Barat.

INDONESIATREN.COM - Sebuah video viral diunggah akun Instagram @ahmadsahroni88 memperlihatkan seorang laki-laki berbaju merah menganiaya sopir truk. Diduga penganiayaan dilakukan ajudan Bupati Kutai Barat.

Video tersebut memperlihatkan seorang pria berbaju merah celana hitam menarik paksa sopir dari kemudinya.

Kemudian, orang itu menganiaya sang sopir dan ada satu orang yang berseragam sama dengan ikatan merah putih di kepalanya sedang menyaksikan kejadian itu lalu melerainya.

Baca juga: Ngeri! Komplotan Geng Motor Aniaya Dua Pejalan Kaki di Tasikmalaya Hingga Luka Parah

Setelah itu, ada warga sekitar yang ikut melerainya dan kedua orang berbaju merah pun pergi dari tempat kejadian menggunakan mobil.

Sementara itu, sang sopir terlihat terpuruk merasa kesakitan hingga batuk-batuk dan dihampiri oleh warga sekitar yang ingin menolongnya.

Menurut informasi dari akun Instagram @sedangrame yang dikutip pada Kamis, 21 Desember 2023, menjelaskan bahwa orang yang berpakaian merah hitam itu diduga Bupati Kutai Barat (Kubar) dan ajudannya.

Seorang yang dianiaya oleh ajudan Bupati Kutai Barat tersebut merupakan sopir truk sawit yang terlihat pasrah dan tidak melakukan perlawanan.

Baca juga: Heboh Seorang Wanita Dianiaya Pria Diduga Suaminya di Pinggir Jalan, Netizen: Banci!

Ajudan tersebut melakukan penganiayaan karena si sopir tidak memberi jalan kepada rombongan yang baru pulang dari sosialisasi di Tanjung Isuy, Kecamatan Bongan.

Kemudian, sopir truk sawit tersebut diduga sengaja mepet ke satu diantara rombongan mobil Bupati Kubar DPC PDIP sehingga nyaris menimbulkan kecelakaan.

Bupati Kubar mengaku kesal dengan ulah si sopir truk tersebut, dan mengatakan bahwa truk sawit sering membahayakan pengguna jalan lain karena tidak mengikuti aturan lalu lintas.

"Truk CPO ini banyak membunuh masyarakat kita, ini berapa kali sudah kejadian orang mati tidak ada harga sama sekali, karena mereka jalan tidak ada aturannya masa mereka konvoi sepanjang jalan, sudah konvoi mepet lagi tidak mau pisah," ucap Bupati Kutai Barat.

Baca juga: Oknum Polisi di Subang Aniaya Pelajar SMK Hingga Tewas

Selain itu, Bupati Kubar juga menuturkan bahwa ia akan mencari perusahaan sawit yang memiliki truk sawit itu dan meminta agar tidak lagi beroperasi di jalan umum.

"Makanya besok saya cari itu perusahaan sawitnya, mau saya hentikan jangan lagi jalan di jalan umum, inikan jalan umum bukan jalan khusus," tuturnya.

Dia juga mengaku tidak tahu kondisi korban yang telah dianiaya oleh ajudannya, dan hanya melerai aksi pemukulan tersebut agar tidak sampai emosi.

Akibatnya, kejadian ini tak luput dari komentar pedas netizen yang geram dari aksinya itu.

"Yg oknun arogan begini harus dicek harta kekayaan nya, laporan pajak nya.. Klo mau cepat terbang aja..," tulis akun @dhikaahw.

"Bupatinya bilang sopir truk sering jalan konvoi, mepet" dan merasa jalan pribadi.... Lahhh ga kebalik? Kan biasanya rombongan elit yg begitu," ketik akun @hys05.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja