Dampak Hujan Lebat, Belasan Rumah di Gunungguruh Sukabumi Diterjang Banjir

Teritori
Jumat, 19 Jan 2024 23:58
    Bagikan  
Dampak Hujan Lebat, Belasan Rumah di Gunungguruh Sukabumi Diterjang Banjir
Istimewa

Banjir rendam belasan rumah di Kampung Jatimekar, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

INDONESIATREN.COM - Bencana banjir menerjang belasan rumah warga di Kampung Jatimekar, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Januari 2024.

Total, ada tiga RT diterjang banjir. Berdasarkan pantauan Indonesiatren.com di lokasi, air masih menggenangi rumah warga hingga malam ini.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gunungguruh, Sukabumi, Ade Suparman mengatakan, pihaknya memperoleh informasi bahwa banjir terjadi pukul 06.00 WIB.

Dia menjelaskan, intensitas hujan lebat dalam beberapa waktu ini, menjadi penyebab banjir di wilayah tersebut.

Baca juga: Tak Peroleh SK Penugasan dari Golkar, Nurul Arifin Mau Fokus di Parlemen

"Penyebab kejadian hujan deras. Dampak hujan yang cukup lama mengakibatkan banjir yang merendam pemukiman, sawah dan kolam milik warga," kata Ade pada Jumat, 19 Januari 2024.

"Banjir disebabkan saluran air Cibodas yang tidak bisa menampung debit air karena curah hujan tinggi ditambah penyempitan dan pendangkalan sehingga air meluap merendam rumah, sawah dan kolam ikan milik warga," sambungnya.

Dia merincikan, ada 11 jiwa di RT 3 yang terdampak banjir. Kemudian 22 jiwa di RT 04, disusul 20 jiwa di RT 05.

"Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut. Cuaca masih gerimis sebagian rumah masih terendam dan sebagian sudah mulai surut, sementara kebutuhan mendesak sandang pangan dan normalisasi saluran kali Cibodas," ungkapnya.

Baca juga: Libatkan 3 Kendaraan Sekaligus, 1 Orang Korban Meninggal Dunia dalam Laka Lantas di Jalan Setiabudi Bandung

Sementara itu salah seorang warga terdampak banjir, Odah Jubaedah (70) mengatakan, rumahnya sudah dilanda banjir sejak pukul 03.00 WIB. Dia tinggal satu atap bersama adiknya dan seorang cucu.

"Dari jam 03.00 WIB . Lagi mau sembahyang, itu (air) dari dapur. Sampai sekarang (malam) masih segini nggak ada perubahan. Dari jam 03.00 aja, kondisinya hujan dari sore kemarin ada pengajian," ujarnya.

Dia mengaku, rumahnya kerap dilanda banjir saat hujan lebat. Banjir yang saat ini setinggi lutut orang dewasa, dikhawatirkan Odah bakal terus bertambah tinggi.

"Airnya dari saluran Sungai Cibodas. Enggak ngungsi, da, sudah biasa, kalau itu enggak bisa tidur baru pindah," ungkapnya.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja