Debat Terakhir Capres Pemilu 2024, Anies Baswedan Sindir Soal Bansos

Nusantara
Minggu, 4 Feb 2024 20:51
    Bagikan  
Debat Terakhir Capres Pemilu 2024, Anies Baswedan Sindir Soal Bansos
KPU RI

Capres nomor urut 1, Anies Baswedan.

INDONESIATREN.COM - Debat terakhir Capres Pemilu 2024 digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu, 4 Februari 2024. Debat tersebut mengusung tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, pembangunan sumber daya manusia, dan inklusi.

Anies Baswedan membuka paparan visi-misi dan program kerja dengan menyatakan bahwa kondisi Indonesia saat ini sudah jauh dari cita-cita awal saat Republik Indonesia berdiri.

"Persoalan terbesar bangsa kita hari ini, republik kita hari ini adalah ketimpangan, ketidaksetaraan, ketidakadilan. Ketimpangan antara Jakarta dan luar Jakarta. Jawa, luar Jawa. Kaya, miskin. Desa, kota. Pendidikan umum, pendidikan agama. Pendidikan kejuruan, dan pendidikan teknis. Ini semua adalah ketimpangan yang hari ini menjadi fenomena membahayakan bagi republik ini," kata Anies.

Baca juga: Anies Baswedan Minta Jokowi Netral di Pemilu 2024: Konsisten Itu yang Diperlukan

Anies menyebut di bidang perekonomian, segelintir orang menguasai sebagian besar perekonomian. Ketika republik ini didirikan, kata Anies, para pendirinya adalah orang-orang terdidik, mendirikan republik untuk semua.

"Bukan mendirikan republik untuk kepentingan dirinya, golongannya, ataupun keluarganya. Mereka mendirikan ini untuk semuanya. Kekuasaan yang dibangun untuk memberikan kesempatan kepada semua. Sekarang kita jauh dari cita-cita dari republik ini," ujarnya.

Anies Baswedan menyatakan bahwa program yang dia usung memiliki misi penanganan kesehatan bisa dilakukan dengan cepat. Selain itu Anies Baswedan juga bersiap untuk memberikan bansos.

Baca juga: Anies Baswedan Komitmen Akan Mengkaji Ulang Undang-Undang Cipta Kerja: Memberikan Rasa Keadilan

"Bukan memberikan bansos untuk kepentingan yang memberi, tapi untuk kepentingan yang diberi. Dan warga negara yang bangga dengan negaranya karena dijaga budayanya dan etikanya dijaga tinggi," kata Anies.

Anies pun menginginkan persatuan yang ditopang dengan rasa keadilan. Menurutnya, persatuan tak mungkin terjadi dalam ketimpangan. Persatuan membutuhkan rasa keadilan.

"Karena itu misi kami, tegas, mewujudkan bangsa yang sehat, yang cerdas, yang sejahtera, berbudaya, dan bersatu. Kita menyaksikan Siapapun yang bersungguh-sungguh dalam usahanya pasti meraih kemuliaan. Tapi bila kesempatannya ada. Bila kesempatannya tidak ada, menghasilkan frustasi," ungkap Anies Baswedan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja