Tak Mau Monoton, PKS Jabar Kampanye Sambil Bersepeda Seger Bener

Teritori
Sabtu, 20 Jan 2024 14:40
    Bagikan  
Tak Mau Monoton, PKS Jabar Kampanye Sambil Bersepeda Seger Bener
Indonesiatren.com/Reza Deny Rustama

Gowes Seger Bener sebagai medium kampanye PKS Jabar di Kiara Artha Park, Kota Bandung pada Sabtu, 20 Januari 2024.

INDONESIATREN.COM - DPW PKS Jawa Barat (Jabar) tidak ingin melakukan kampanye secara monoton. Mereka pun menghadirkan banyak hiburan yang diisi artis ibu kota.

PKS berkampanye sambil bersepeda Seger Bener bersama 200 pesepeda mengelilingi Kota Bandung pada Sabtu, 20 Januari 2023.

Rute perjalanannya, yakni Kiara Artha Park, Gasibu, Jalan Dago, Jalan Merdeka, Jalan Asia Afrika, Jalan Otista, Jalan Peta, dan kembali ke Kiara Artha Park.

Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu mengatakan, gowes Seger Bener ini dimotori pendiri Bandung Youth Enterpreneur (BYE), Acep Lulu Iddin atau Kang Acel.

Baca juga: Dugaan Pelanggaran Kampanye oleh Ridwan Kamil, TKD AMIN Jabar Sedang Pelajari Kasusnya

Sebab, dalam tahapan kampanye ini memang butuh keseriusan untuk meraih kemenangan. Namun, dalam tahapan kampanye, kebahagiaan dalam berolahraga tidak boleh terlupakan.

Sehingga, kualitas demokrasi bisa meningkat, situasi politik tidak terbangun oleh suasana tegang dan penuh tekanan, apalagi tipu-tipu.

"Kami ingin yang Seger Bener. Artinya situasi politik yang seger, semua orang bahagia dan Bener melahirkan pemimpin yang berkualitas. Itu yang kami inginkan. Mudah-mudahan (Pemilu) 2024 ini akan sukses dan juga melahirkan pemimpin yang berkualitas," kata Haru di Kota Bandung pada Sabtu, 20 Januari 2024.

Haru yang juga menduduki jabatan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Anies-Muhaimin (AMIN) Jabar itu mengaku, iklim politik terutama pada tahapan kampanye Pemilu 2024 lebih kondusif daripada lima tahun silam. Hal itu karena terdapat tiga pasangan capres-cawapres.

Baca juga: Tak Terima Difoto Tanpa Izin, Pengunjung Jalan Asia Afrika Kota Bandung Malah Dikeroyok Juru Foto Jalanan

"Jadi saya kira yang sekarang lebih (tenang) karena mungkin tiga pasangan calon, tidak terlalu tegang, hanya kewaspadaan harus terus ditingkatkan," ujarnya.

Haru mengaku, ada orang yang berselisih paham hingga keluar dalam grup perpesanan pada Pemilu 2019. Namun, peristiwa tersebut tidak dia temukan lagi pada Pemilu 2024 ini, tetapi ada fenomena pindah dukungan saja.

"Sekarang saya belum ketemu yang left group. Yang ada itu orang pura-pura, pendukung 01 pindah ke 02, pura-pura 03 pindah ke 02. Itu ada, tapi itu oknum lah ya. Yang begitu jangan dilanjutkan lah," kata dia menambahkan.

Meski lebih tenang, Haru meminta Bawaslu untuk melakukan mitigasi dan langkah preventif untuk menekan pelanggaran kampanye. Sebab, dia tak ingin Pemilu ini ada campur tangan dari oknum aparat penegak hukum (APH) hingga penyelenggaraan pemerintahan.

Baca juga: Tak Terima Difoto Tanpa Izin, Pengunjung Jalan Asia Afrika Kota Bandung Malah Dikeroyok Juru Foto Jalanan

"Jangan sampai ada oknum APH, oknum penyelenggara pemilu, oknum penyelenggara pemerintahan yang ikut-ikutan, enggak tahu maksudnya apa," tuturnya.

Dia menambahkan, tahapan kampanye ini merupakan gelanggang adu gagasan antarkandidat sebagai peserta Pemilu. bukan ajang menampilkan artis ibu kota paling banyak. Sehingga, gagasan maupun pesan dari peserta Pemilu tersampaikan dan terserap  konstituen.

"Jadi ada adu gagasan bukan masalah siapa yang paling banyak menampilkan artis ibukota paling banyak. Tapi kampanye gagasannya apa supaya diketahui oleh banyak konstituen," tuturnya.

Dengan demikian, Haru bersama kader lainnya akan memaksimalkan dan mengoptimalkan kegiatan untuk mendongkrak suara AMIN maupun PKS.

Baca juga: Dikejar Polisi Berpakaian Preman, Pelajar Bersajam di Medan Kocar-Kacir saat Konvoi, Netizen: Kok Kabur?

"Waktu makin pendek, mudah-mudahan bisa dioptimalkan dengan meningkatkan berbagai kegiatan untuk kampanye yang lebih kreatif. Mudah-mudahan masyarakat bisa menerima inti pesannya dan hadir 14 Februari 2024 serta memilih sesuai hati nurani," ujarnya.

Sementara itu, pendiri Bandung BYE, Kang Acel menilai tensi kampanye saat ini sudah mulai meninggi. Oleh karena itu, kampanye harus dibalut kemasan lain yang  lebih atraktif agar tidak menimbulkan rasa emosi.

"Kali-kali tampilkan kampanye yang sehat. Kami ingin memberikan sebuah inspirasi kepada masyarakat bahwa yang dibutuhkan untuk negeri ini adalah orang yang sehat dan bugar," kata Acel.

"Ajang perhelatan demokrasi lima tahunan ini jangan nasteung wae, panas beteung. Tapi kita jadikan sebagai sebuah pelajaran yang penting dan ini sokoguru untuk bangsa kita," sambungnya.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja