Gara-gara Modalnya Cekak, Puluhan Pinjol Gulung Tikar, Izinnya Dicabut OJK

Senin, 18 Dec 2023 18:16
    Bagikan  
Gara-gara Modalnya Cekak, Puluhan Pinjol Gulung Tikar, Izinnya Dicabut OJK
facebook

Hingga 2023, puluhan perusahaan pinjol bangkrut, izin usahanya dicabut OJK.

INDONESIATREN.COM - Ada kabar terbaru Bagi masyarakat yang hendak mengajukan peminjaman dana kepada FInancial Technology (Fintech) Peer to Peer (P2P) Lending alias pinjaman online (pinjol).

Yakni, jumlah pinjol, yang tentunya terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berkurang secara signifikan. Tercatat, puluhan pinjol merana. Kiprah mereka berakhir alias gulung tikar.

Berdasarkan data OJK, tiga tahun silam atau pada 2020, jumlah pinjol resmi dan berizin resmi sebanyak 157 perusahaan.

Dua tahun berikutnya atau tahun ini, jumlahnya berkurang menjadi 101 perusahaan. Bahkan, masih tahun ini, ada dua perusahaan pinjol yang endingnya bangkrut.

Baca juga: Selama 2019-2023, Puluhan Bank Bangkrut, Ini yang Jadi Biang Keroknya

OJK menyatakan, ada faktor yang menjadi biang keladi berhentinya aktivitas puluhan FIntech P2P Lending tersebut. Yakni, modalnya cekak.

Puluhan pinjol yang akhirnya berhenti beraktivitas, antara lain, PT Danafix Online Indonesia (Danafix). Pinjol ini tidak lagi beraktivitas karena izin usahanya dicabut OJK.

Pencabutan itu berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Momor KEP-6/D.06/2023 pada 29 Agustus 2023.

Tris Yulianta, Direktur Pengawasan Fintech OJK, menginformasikan, dasar pencabutan izin operasional Danafix karena pinjol itu mengajukan permohonan pengembalian izin usaha yang acuannya Pasal 78 ayat (1) POJK 10/2022.

Baca juga: Utang Indonesia Bertambah Rp600 Triliun, Tutupi Desifist APBN Jadi Alasan Pemerintah

Meski demiikian, kata Tris Yulianta, pihaknya tetap melakukan beberapa upaya penyelamatan. Namun, upaya-upaya itu tidak berujung manis.

Pinjol lainnya yaitu PT Akur Dana Abadi yang menaungi Jembatan Emas. Aktivitas Jembatan Emas tidak lagi berlanjut pada 30 September 2023. Seperti halnya Danafix, Jembatan Emas pun mengembalikan izin usaha kepada OJK.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, menyatakan, Jembatan Emas akhirnya berhenti beraktivitas karena permodalannya tidak memenuhi ketentuan, yakni, Rp2,5 miliar.

Tidak itu saja, beber Agusman, tahun ini, termasuk Jembatan Emas, ada entitas pinjol yang lainnya yang juga mengajukan pengembalian izin usaha. Sayangnya, Agusman masih merahasiakan identitas pinjol itu. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja