Dukung Program Asta Cita Presiden, Polres Sukabumi Kota Ringkus 2 Terduga Pelaku Promosi Judi Online

Kamis, 7 Nov 2024 15:40
    Bagikan  
Dukung Program Asta Cita Presiden, Polres Sukabumi Kota Ringkus 2 Terduga Pelaku Promosi Judi Online
IG @polres_sukabumikota

Dua terduga pelaku yang ditangkap Polres Sukabumi Kota

INDONESIATREN.COM - Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang antara lain menekankan pemberantasan judi online, ditindaklanjuti oleh Polres Sukabumi Kota. Dua terduga pelaku yang terlibat dalam promosi judi online, berhasil ditangkap petugas Polres Sukabumi Kota pada 13 Agustus dan 29 Oktober 2024.

Salah seorang terduga pelaku adalah perempuan selebgram berusia 23 tahun berinisial AZ alias A. Bersama seorang terduga pelaku lainnya yang berjenis kelamin laki-laki, yakni RA alias I, A dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Sukabumi, Rabu, 6 November 2024.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedDua terduga pelaku ditangkap pada 13 Agustus dan 29 Oktober 2024

Baca juga: Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Polres Sukabumi Bagi Makanan ke Sopir Angkutan Barang di Terminal Cibadak

Dikutip dari akun Instagram Humas Polres Sukabumi Kota, @polres_sukabumikota, Kamis, 7 November 2024, dalam jumpa pers itu, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M, mengatakan, bahwa kedua terduga pelaku itu ditangkap karena mempromosikan judi online melalui media sosial.     

“Pada Hari Rabu, tanggal 13 Agustus 2024, sekira pukul 22 Waktu Indonesia Barat, dan pada Hari Selasa, tanggal 29 Oktober 2024, sekira pukul 15 Waktu Indonesia Barat, (petugas) Polres Sukabumi Kota berhasil mengungkap adanya dugaan tindak tidana mempromosikan judi online melalui media sosial,” tutur Rita.

Baca juga: Wujudkan Kepedulian, Sat Lantas Polres Sukabumi Bantu Anak Penyandang Disabilitas di Kampung Pamuruyan

“Adapun identitas (terduga) pelaku (yang ditangkap) adalah RA alias I, laki-laki, (kelahiran) Sukabumi, (usia) 25 tahun, (profesi) tunakarya, (tinggal di) Cibeureum, Kota Sukabumi. Dan (terduga pelaku lainnya adalah) AZ alias A, perempuan, (kelahiran) Sukabumi, usia 23 tahun, (profesi) selebgram, (tinggal di) Citamiang, Kota Sukabumi,” urai Rita.

undefinedundefinedundefinedundefinedDua terduga pelaku promosikan judi online melalui media sosial

Modus operandi yang dilakukan kedua terduga pelaku ini, menurut Rita, adalah mempromosikan konten video judi online melalui akun media sosial Facebook dan juga Instagram.

Baca juga: Lowongan Kerja bagi Warga Indonesia Update ke 18

Setelah mengunggah konten video judi online beserta link slot situs judi online itu, kedua terduga pelaku ini mendapatkan uang sesuai bukti absen promosi judi online yang diunggahnya tersebut.

“Dari hasil promosi, dilaporkan di aplikasi telegram, untuk mendapatkan keuntungan sebesar Rp 500 ribu sampai dengan Rp 2 juta, untuk setiap unggahan judi slot online, yang cair selama 14 atau 15 hari setelah laporan pada aplikasi telegram,” ungkap Rita.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedBarang bukti yang diamankan di Polres Sukabumi Kota

Baca juga: Wajah Halus Mulus Berkat Resep Terapis: Masker dan Scrub Kopi Jeruk Nipis

Saat ini, selain mengamankan kedua terduga pelaku, petugas Polres Sukabumi Kota juga telah menyita sejumlah barang bukti. Petugas juga menerapkan pasal berlapis dengan ancaman hukuman berat kepada kedua terduga pelaku ini.

“Barang bukti yang telah berhasil diamankan adalah satu unit PC atau CPU (merk) Samsung warna hitam, kemudian satu unit layar monitor merk Sharp warna hitam, satu unit keyboard warna hitam, kemudian satu unit webcam, satu unit speaker, satu unit mouse, satu unit router wifi Indihome, dua unit handphone dengan berbagai merk, kemudian tiga buah kartu ATM, (dan) tiga lembar rekening koran Bank BCA,” ujar Rita.

Baca juga: Cuaca Ekstrim Landa Kota Sukabumi, Berikut Foto dan Data 32 Lokasi Terdampak Bencana

“Pasal yang diterapkan (kepada kedua terduga pelaku ini) adalah Pasal 45 ayat 2, juncto Pasal 27 ayat 2 Undang Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, juncto Pasal 303 ayat 1 ke-1 KUH Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun, dan atau denda paling banyak Rp 10 miliar,” kata Rita.

undefinedundefinedKapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M.

Rita pun kemudian mengimbau warga masyarakat Kota Sukabumi untuk senantiasa bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

Baca juga: Dukung Rudy Mas’ud-Seno Aji di Pilgub Kaltim 2024, Ketua Fokus for Harum: “Visi Mereka Jelas”

“Kami mengimbau kepada warga masyarakat, agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Gunakan (media sosial) secara bijak, dan tidak terlibat pelanggaran atau kejahatan, (sesuai) dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Rita. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja