Dugaan Kasus Korupsi APD Covid-19, KPK Geledah LKPP Kemenkes, dan BNPB: Kok Baru Diperiksa, Ada Apakah?

Nusantara
Jumat, 24 Nov 2023 08:15
    Bagikan  
 Dugaan Kasus Korupsi APD Covid-19, KPK Geledah LKPP Kemenkes, dan BNPB: Kok Baru Diperiksa, Ada Apakah?
freepik/freepik

Ilustrasi Alat Pelindung Diri (APD).

INDONESIATREN.COMDi beberapa lokasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terkait dugaan korupsi Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19 di Kementerian Kesehatan.

Melansir dari postingan akun Instagram @medantalk, lokasi yang diduga korupsi untuk dilakukannya geledah diantaranya kantor Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ruang di kantor Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), dan rumah para tersangka.

"Lokasi tersebut di antaranya adalah kantor BNPB, Kantor Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, salah satu ruangan di Kantor LKPP dan rumah kediaman dari para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka," ucap juru bicara KPK Ali Fikri pada Selasa, 21 November 2023.

Ali juga menerangkan bahwa, lokasi penggeledahan dilakukan pada dua wilayah, yaitu Jabodetabek dan Surabaya.

Baca juga: Masih Setia di Pasaran, Begini Spesifikasi Motor Listrik Uwinfly N9 Pro, Dibekali Tenaga 2000 Watt

Tujuan dari penggeledahan tersebut adalah untuk mengumpulkan bukti dan mengungkap peran para tersangka dalam kasus ini.

Di antara bukti yang disita selama penggeledahan adalah dokumen pengadaan, catatan transaksi keuangan, dan catatan aliran uang ke berbagai pihak.

Selain itu, penyidik menyita bukti tentang transaksi pembelian aset yang dilakukan oleh pihak yang diidentifikasi sebagai tersangka.

"Pendalaman lanjutan melalui penyitaan dan analisis atas temuan tersebut segera dilakukan untuk kemudian dikonfirmasi pada para pihak yang dipanggil sebagai saksi termasuk para Tersangka," lanjutnya.

Baca juga: Elon Musk Sumbangkan Seluruh Pendapatannya dari Twitter untuk Palang Merah Palestina dan Rumah Sakit Israel

KPK diketahui sedang menyelidiki pengadaan APD untuk tenaga kesehatan, selama pandemi COVID-19 pada tahun 2020–2022.

Nilai anggaran untuk 5 juta pasang APD Covid-19, anggarannya mencapai Rp 3,03 triliun.

Kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah, meskipun ini hanya perkiraan awal dan masih dapat meningkat.

KPK telah menetapkan beberapa orang sebagai tersangka dalam kasus ini, tetapi mereka belum mengungkapkannya.

Baca juga: Tak Kuasa Menahan Tangis, Bapak Ojol Ini Kehilangan Motornya saat Menunaikan Sholat Isya

Atas kasus korupsi ini, banyak pandangan netizen yang terpancing emosi dan heran, berikut kutipan komentarnya.

"Semua di koropsi kan dasar rakus," ucap akun @diemas.diemas.9469.

"Maaf kmrin kpk lgi tdr maka ny baru mau di ungkap skrng," tulis akun @dimassusoyo290.

"Aduh kemana aj KPK ini virus udah habis,uang pun habis kok Bru d periksa ada apakah," ketik akun @gak_usahhepot.

"Uang sudah dibagi2 baru diperiksa sudah terlambat," ujar akun @andilau06429.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja