Mamah Dedeh Skakmat Curhatan Mertua tentang Menantu yang Disebut Keras Kepala: Ini yang Bikin Ribut Mulu

Sabtu, 13 Jan 2024 14:15
    Bagikan  
Mamah Dedeh Skakmat Curhatan Mertua tentang Menantu yang Disebut Keras Kepala: Ini yang Bikin Ribut Mulu
Tangkap Layar YouTube/MNCTV OFFICIAL

Mamah Dedeh memberikan jawaban menohok tentang mertua yang membahas menantu keras kepala.

INDONESIATREN.COM - Mamah Dedeh mendapat pertanyaan dari seorang jamaahnya mengenai menantu yang dinilai keras kepala. Lantas, bagaimana mertua harus bersikap?

Hubungan antara menantu perempuan dan ibu mertua kerap menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.

Tak sedikit orang yang meyakini akan adanya konflik apabila keduanya tinggal bersama.

Hal tersebut disebabkan oleh intensitas bersinggungan dalam keseharian sehingga terjadi gesekan dalam pendapat atau hal lainnya.

Baca juga: Ini Cara Menghadapi Permasalahan dalam Hidup Menurut Ustadz Adi Hidayat: Solusinya Begini...

Inilah yang berkecamuk dalam benak seorang jamaah wanita paruh baya di acara ceramah ‘Siraman Qolbu Bersama Mamah Dedeh’.

Ia pun mengajukan pertanyaan dari sudut padang seorang ibu mertua tentang menantu yang dinilai keras kepala dan susah diatur.

Video pertanyaan dari seorang jamaah kepada Mamah Dedeh diunggah dalam kanal YouTube MNCTV OFFICIAL, Kamis, 11 Januari 2024.

“Bagaimana ketika ada mantu yang keras kepala, sebagai mertua itu bagaimana? Karena setiap diberi masukan selalu ngeyel, apabila diberi nasihat selalu ngeyel,” tanya seorang ibu berkerudung ungu.

Baca juga: Bukan Sekadar Mengonsumsinya, dr Zaidul Akbar Ungkap Ada Hal yang Lebih Penting dari Makanan, Apakah Itu?

Mendengar pertanyaan itu, Mamah Dedeh langsung bangkit dari tempat duduknya dan beri jawaban menohok untuk si penanya.

“Makannya, sebelum anak kita dinikahi, lihat dulu mana calon besan kita, mana calon mantu kita, dinilai dulu, cocok enggak,” jawabnya, dikutip Indonesia Tren, Sabtu, 13 Januari 2024.

Menurut Mamah Dedeh, seorang ibu yang hendak menikahkan putranya harus mengetahui lebih dulu karakter wanita yang akan menjadi calon menantunya.

Penilaian sebelum menikah perlu dilakukan untuk mengetahui kecocokan antara putranya dengan si calon istri. Terlebih lagi, keselarasan antara ibu mertua dan calon menantu juga perlu dipertimbangkan.

Baca juga: Kerap Diperbincangkan, Adakah Dosis dalam Memakan Kunyit? Simak Penjelasannya Menurut dr Zaidul Akbar

“Kalau cocok dikawinkan, kalau enggak cocok ngapain dikawinin? Emang enggak kenal sebelum jadi mantu?” katanya.

Pendakwah berusia 72 tahun itu menyampaikan, jangan sampai seorang mertua menyesal ketika sudah memiliki menantu. Sebab, sejak awal keluarganya sudah menentukan sesuai dengan kesepakatan.

“Kalau saya yang penting anak lak-laki gue bahagia. Anak laki-laki gue aja seneng punya bini ngeyel. Ngapain kita mertua yang repot? Ini dia nih yang membuat menantu dan mertua ribut mulu,” ucap Mamah Dedeh.

Sebagai penutup, ia berpendapat bahwa yang terpenting anak lelakinya bahagia dengan seorang perempuan pilihannya.

“Wong dia milih dia (sebagai istri). Ya, sudah, kita doakan. Begitu, bu,” ujarnya. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja