7 Kecelakaan Kereta Api Terparah yang Pernah Terjadi di Indonesia, Telan Korban Jiwa Hingga Ratusan Orang

Nusantara
Jumat, 5 Jan 2024 14:58
    Bagikan  
7 Kecelakaan Kereta Api Terparah yang Pernah Terjadi di Indonesia, Telan Korban Jiwa Hingga Ratusan Orang
X/@tanyakanrl

Tabrakan kereta api Turangga dan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka pada 5 Januari 2023.

INDONESIATREN.COM - Baru-baru ini kecelakaan kereta api terjadi lagi di Indonesia. Kecelakaan tersebut melibatkan kereta api (KA) Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya pada Jumat, 5 Januari 2024 sekitar pukul 06.03 WIB.

Akibat kecelakaan ini dilaporkan menelan empat korban jiwa, yakni masinis, asisten masinis, dan pramuraga.

Ada juga 28 orang lainnya yang mengalami luka-luka telah dilarikan ke RSUD Cicalengka untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan data Ditjen Perkeretapian, kecelakaan kereta api dibagi menjadi lima kategori, yaitu tabrakan dengan kereta lain, anjlokan, terguling, banjir/atau longsor, dan lainnya.

Baca juga: Akun IG Masinis KA Lokal Bandung yang Meninggal Dunia Dibanjiri Ucapan Duka dari Netizen

Pada 2019-2022, telah terjadi 55 kecelakaan kereta api, satu diantarnya karena tabrakan dengan kereta lain, satu kali terguling, dan satu kali karena banjir atau longsor.

Selebihnya, kecelakaan terjadi karena adanya insiden anjlok.

Indonesia pernah mengalami beberapa kali insiden kecelakaan parah kereta api, seperti berikut:

1. Kecelakaan Kereta Api Padang Panjang, pada 22 Desember 1944

Baca juga: Tabrakan Kereta Api Turangga dan Cicalengka-Bandung: Empat Orang Tewas

Kecelakaan yang terjadi di Singgalang Kariang, Padang Panjang (Sekarang di lokasi rest area Lembah Anai, Sumbar) menyebabkan 200 orang tewas dan 250 lainnya luka-luka.

Kecelakaan tersebut terjadi diakibatkan rem blong sehingga terjadi slip roda lokomotif hingga keluar rel.

2. Kecelakaan Kereta Api Upa Bumel, pada 20 September 1968

Kecelakaan ini terjadi karena tabrakan antara kereta api uap Bumel dengan kereta api cepat berlokomotif diesel modern yang terjadi di desa Ratu Jaya, Depok, Jawa Barat dekat stasiun Citayam.

Baca juga: 5 Fakta Kecelakaan KA Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka, Bawa Penumpang Ratusan Orang

Dalam kecelakaan tersebut, sebanyak 116 orang tewas sementara puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

3. Tragedi Bintaro, pada 19 Oktober 1987

Kecelakaan ini dikenal dengan Tragedi Bintaro yang merupakan adu kepala kereta dalam kecepatan tinggi antara KA 220 Patas Merak dan KA Lokal 225 yang menewaskan sebanyak 156 orang dan 300 orang terluka dalam kecelakaan di Pondok Betung, Bintaro.

4. Kecelakaan Kereta Api di Brebes, 25 Desember 2001

Baca juga: Update Terbaru Korban Kecelakaan Kereta Api Turangga dan Cicalengka-Bandung: 4 Petugas KA Meninggal

Berdasarkan data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), kecelakaan terjadi pada 25 Desember 2001 sekitar pukul 04.33 WIB.

Dalam kecelakaan tersebut, sebanyak 31 orang tewas dan 51 lainnya mengalami luka berat.

5. Kecelakaan KRL di Ratu Jaya Depok, pada 2 November 1993

Kecelakaan bermula dari kesalahan informasi antara petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) di pemberangkatan Stasiun Depok Lama dan Stasiun Citayam.

Baca juga: Pemprov Jabar Libatkan 6 Faskes untuk Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta Api Turangga dan Cicalengka-Bandung

Dalam kecelakaan ini, sebanyak 20 orang meninggal dan 100 orang terluka.

Petugas memberangkatkan KRL dari Depok Lama tanpa memberitahu kepada petugas di Citayam.

Sementara di Citayam memberangkatkan KRL sehingga dua kereta yang berlawanan arahpun saling bertabrakan.

6. Insiden Tumburan KA Kertajaya dengan KA Sembrani pada 14 April 2006

Baca juga: Tabrakan Kereta Api Turangga dan Cicalengka-Bandung, Ada Korban Tewas

Dalam kecelakaan KA Kertajaya yang bertabrakan dengan KA Sembrani di Stasiun Gubug, Grobogan (Jateng) menewaskan 14 orang.

Berdasarkan data KNKT, tumburan terjadi antara KA 150 Kertajaya dengan KA 40 Sembrani di wesel empat di sebelah Timur stasiun Gubug sekitar pukul 02.10 WIB.

7. Tabrakan KRL vs Tangi Pertamina, pada 9 Desember 2013

Dalam kecelakaan tersebut tujuh orang meninggal, termasuk masinis, asisten masinis, dan teknisi KRL Serpong-Stasiun Tanah Abang dalam tabrakan dengan truk tangki Pertamina yang membawa BBM premium 24 ribu kilo liter yang mogok di tengah rel.

Baca juga: Sejarah Kereta Api Turangga yang Mengalami Kecelakaan dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka

Tabrakan tersebut menimbulkan kobaran api di seluruh bagian mobil tangki, bagian depan KRL serta beberapa bangunan dalam radius 15 m. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja