Anies Baswedan Singgung Kebobolan Sistem Kemenhan dalam Debat Capres 2024: Ironis!

Nusantara
Minggu, 7 Jan 2024 19:50
    Bagikan  
Anies Baswedan Singgung Kebobolan Sistem Kemenhan dalam Debat Capres 2024: Ironis!
YouTube/KPU RI

Capres Anies Baswedan dalam Debat Capres 2024 di Istora Senayan, Jakarta Pusat pada Minggu, 7 Januari 2024.

INDONESIATREN.COM - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan menyinggung bobolnya sistem keamanan siber Kementerian Pertahanan (Kemenhan)

Itu Anies sampaikan saat memaparkan visi dan misi dalam Debat Capres 2024 di Istora Senayan, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu, 7 Januari 2024.

Anies secara tidak langsung menyinggung Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto yang sekarang ini menjabat sebagai Menhan.

Ia menarik jauh ke belakang soal serangan virus siber yang menyerang melalui ponsel lebih dari 800 juta.

Baca juga: Siap-Siap, Debat Capres 2024 Segera Mulai, Klik Link Live Streaming di Sini untuk Tonton

Secara tegas, Anies mengatakan, Indonesia telah kebobolan oleh beragam aspek, termasuk Kemenhan sebagai lembaga pertahanan.

"Ironisnya, Kementerian Pertahanan menjadi kementerian yang dibobol oleh hacker pada 2023," katanya dalam Debat Capres 2024.

Ia menilai, anggaran pertahanan Kemenhan sebanyak Rp700 triliun tidak bisa mempertahankan dari peretasan.

Menurutnya, justru anggaran tersebut dibeli pemerintah pusat untuk Alat Utama Sistem Senajat Tentara Nasional Indonesia (Alutsista) bekas.

Baca juga: Debat Capres 2024: Prabowo-Gibran, Ganjar-Pranowo, dan Anies-Cak Imin Tiba di Istora Senayan Jakpus

"700 triliun anggaran Kementerian Pertahanan tidak bisa mempertahan itu, justru digunakan untuk membeli alat-alat Alutsista yang bekas," ucapnya.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu turut menyeret perkara bahwa di saat pemerintah sibuk membeli Alutsista, para prajurit TNI tidak memiliki rumah dinas.

"Di saat tentara kita leih dari separo, tidak memiliki rumah dinas. Sementara menterinya, menurut Pak Jokowi, memiliki lebih dari 350 hektare tanah di republik ini," ungkapnya.(*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja