Rumah Ambruk Akibat Pergerakan Tanah di Cireunghas Sukabumi

Teritori
Jumat, 1 Dec 2023 19:36
    Bagikan  
Rumah Ambruk Akibat Pergerakan Tanah di Cireunghas Sukabumi
Istimewa

Lima rumah di Kampung Tegalkaso RT 03/05 Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat rusak akibat pergerakan tanah. Satu diantaranya ambruk hingga rata dengan tanah, Jumat, 1 Desember 2023.

INDONESIATREN.COM - Lima rumah di Kampung Tegalkaso RT 03/05 Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat rusak akibat pergerakan tanah. Satu diantaranya ambruk hingga rata dengan tanah.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cireunghas, Andri Muhammad Fadil mengatakan, pergerakan tanah dipicu hujan deras yang terus mengguyur.

Fadil menyebut pergerakan tanah sudah terjadi sejak 18 November 2023. Awalnya muncul retakan di kolam ikan milik warga. Lambat laun retakan semakin meluas hingga ke area sawah.

Baca juga: Hujan Deras Picu Longsor di Kabandungan Sukabumi, Akses Jalan Tertimbun

"Tanggal 26 November kemarin itu semakin melebar sampai 100 meter. Lambat laun retakan merambah ke area permukiman. Tadi sore, 1 Desember 2023 sekitar pukul 15.00 WIB satu rumah ambruk," ungkap Fadil.

Masih kata Fadil, satu rumah yang ambruk atas nama Dede, dihuni empat jiwa. Penghuni empat rumah lainnya yang ada di sekitar juga dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

"Penghuni rumah sudah diarahkan mengungsi ke rumah saudara terdekat. Kami masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Rencana besok akan dilakukan kerja bakti," imbuh Fadil.

Sementara itu, Kapolsek Cireunghas Ipda Hendrayana mengaku sudah memasang garis polisi di area rawan pergerakan tanah sejak tanggal 28 November, atau sejak pergerakan tanah semakin melebar.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Atap Rumah Warga Cibadak Sukabumi Ambruk

"Kami bersama unsur Forkopimcam Cireunghas juga sudah melakukan evakuasi para penghuni rumah terdampak. Terjadinya rumah yang ambruk itu Jumat sore," ujar Hendrayana.

Hendrayana pun masih terus melakukan monitoring lantaran cuaca hingga saat ini masih kerap turun hujan. Petugas gabungan secara bergantian bersiaga mengantisipasi pergerakan tanah semakin meluas.

"Mengingat cuaca masih terus turun hujan dan kita tidak tahu bencana pergerakan tanah ini akan bagaimana. Apalagi hujan terus-terusan, jadi penghuni rumah terdampak kita kosongkan atau kita evakuasi dulu," tutup Hendrayana.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja