Benarkah Terlalu Sering Mandi Air Panas Buruk bagi Kulit? Berikut Penjelasannya

Jumat, 17 Nov 2023 21:00
    Bagikan  
Benarkah Terlalu Sering Mandi Air Panas Buruk bagi Kulit? Berikut Penjelasannya
Freepik

Ilustrasi wanita berendam air panas.

INDONESIATREN.COM - Tidak ada yang lebih menenangkan selain mandi air panas dalam waktu lama atau berendam di bak mandi. Dapat menghilangkan stres, mendorong tidur, dan membantu mengatasi hidung tersumbat. Namun, benarkah terlalu sering mandi air panas berdampak buruk bagi kulit?

Saat cuaca dingin, banyak orang senang berendam atau mandi dengan air panas untuk menghangatkan tubuh dan menghilangkan rasa dingin.

Meskipun mandi air panas mungkin terasa mewah, hal ini dapat merusak kulit karena membuat kulit menjadi kering jika dilakukan terlalu sering atau jika air terlalu panas.

Baca juga: Apa Iya Mandi Malam Bisa Bikin Rematik? Simak Penjelasannya Menurut Para Ilmuan

Kulit adalah organ tubuh terbesar dan terdiri dari tiga lapisan yang disebut epidermis, dermis, dan hipodermis. Kulit melindungi tubuh dari kuman, mengontrol suhu tubuh dan bekerja dengan sistem saraf untuk mengatur sensasi seperti sentuhan, panas dan dingin.

Mandi Air Panas Membuat Kulit Kering?

Mandi air panas terlalu sering dapat membuat kulit meradang, menyebabkan kemerahan, gatal, dan bahkan mengelupas, mirip dengan sengatan matahari.

Bahan-bahan tersebut juga dapat mengganggu keseimbangan kelembapan alami kulit, merampas minyak alami, lemak, dan protein yang menjaga kesehatan kulit.

Kulit kering dapat meningkatkan kemungkinan infeksi dan menyebabkan produksi minyak berlebih sebagai upaya mengimbangi kurangnya kelembapan.

Bantu jaga kesehatan kulit Anda dengan mengikuti beberapa langkah sederhana berikut, dari Nick Woltjen, MPAS, PA-C, UPMC Department of Dermatology, seperti dikutip dari laman UPMC Health Beat.

Baca juga: Tata Cara Mandi Wajib untuk Laki-Laki dan Perempuan Sesuai Tuntunan

1. Turunkan Suhu Air

Sering mandi air panas dan berendam dapat menyebabkan kulit kering, gatal, atau bahkan ruam. Mandi air dingin atau suam-suam kuku meski hanya beberapa kali seminggu dapat menjaga kulit tetap terhidrasi dan membantu rambut tetap kuat dan berkilau. Jika kulit Anda tampak merah setelah mandi, berarti air Anda terlalu panas.

2. Kurangi Waktu Mandi Anda

Menghabiskan lebih sedikit waktu di bak mandi tidak hanya bermanfaat bagi kulit Anda, tetapi juga mengurangi jumlah air yang terbuang. Keluarlah dari bak mandi sebelum kulit Anda tampak keriput seperti buah plum. Tergantung pada faktor-faktor seperti tingkat aktivitas harian, profesi, atau musim, Anda bahkan mungkin bisa melewatkan mandi harian penuh di sana-sini.

3. Berapa Lama Anda Harus Mandi?

Kulit, sama seperti bagian tubuh lainnya, membutuhkan air agar dapat berfungsi dengan baik. Para ahli percaya bahwa mandi hanya berlangsung sekitar 5 hingga 10 menit. Lebih lama lagi, air panas dapat menghilangkan minyak alami pada kulit dan membiarkan pori-pori terbuka sehingga kelembapan dapat keluar.

4. Hindari Sabun yang Keras

Sabun mengeringkan kulit, menghilangkan penghalang minyak alami, dan banyak sabun mengandung bahan kimia yang dioleskan langsung ke tubuh Anda sebelum dibuang ke sumber air kita. Sebagai gantinya, cobalah pembersih non-sabun yang lembut, bebas pewangi (Anda tidak akan melihat banyak busa seperti sabun) atau gel atau minyak mandi yang melembapkan.

5. Jaga Kelembapan Kulit

Tepuk-tepuk tubuh Anda hingga kering dan oleskan losion, krim, atau minyak tanpa pewangi ke kulit Anda yang masih lembap. Ini akan membantu mengunci kelembapan. Bagi kebanyakan orang, pelembab ringan berbahan dasar air sudah cukup. Produk nonkomedogenik tidak akan menyumbat pori-pori Anda

Bahan-bahan seperti lidah buaya, oatmeal, dan kamomil menawarkan kualitas yang menenangkan. Selain itu, pertimbangkan produk yang mengandung ceramide. Ceramide membantu melindungi dan mempertahankan kelembapan yang dibutuhkan kulit Anda.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja