Jangan Berlebihan, Ini Manfaat Mengonsumsi Buah Durian Secara Wajar Menurut dr Zaidul Akbar

Gres
Sabtu, 13 Jan 2024 10:01
    Bagikan  
Jangan Berlebihan, Ini Manfaat Mengonsumsi Buah Durian Secara Wajar Menurut dr Zaidul Akbar
unsplash.com/Jim Teo

Ilustrasi buah durian. Mengonsumsi buah durian secara wajar, menurut dr Zaidul Akbar, bisa membawa manfaat untuk kesehatan.

INDONESIATREN.COM - Durian, buah yang menjadi favorit banyak orang. Mengonsumsi buah durian secara wajar, menurut dr Zaidul Akbar, bisa membawa manfaat untuk kesehatan.

Tak hanya memiliki rasa yang nikmat, tetapi juga kaya akan berbagai kandungan vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan.

Dalam pandangan ahli kesehatan dan pendakwah, dr. Zaidul Akbar, konsumsi durian tidak hanya berkaitan dengan sensasi rasa, melainkan juga tentang pemahaman terhadap manfaatnya.

Menurut dr. Zaidul Akbar, mengonsumsi durian secara wajar dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan.

Baca juga: 4 Manfaat Buah Durian yang Baik Untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Mencegah Penuaan Dini, Gak Percaya? Yuk simak

Meskipun durian tinggi gula, konsumsinya dapat melancarkan pencernaan dan menyediakan kandungan protein serta antioksidan yang tinggi. Penting untuk diingat bahwa konsumsi durian sebaiknya tidak berlebihan.

"Bagus, tapi ingat dia gulanya tinggi. Namun ada kelebihannya, melancarkan pencernaan dan kandungan protein serta antioksidan tinggi," kata Zaidul Akbar.

Untuk mendapatkan manfaat dan rasa asli durian, Dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk memilih durian yang langsung masak dari pohon, bukan yang sudah matang akibat penggunaan karbit.

Durian yang matang dari karbit cenderung kehilangan rasa aslinya yang terdiri dari perpaduan manis dan pahit.

Baca juga: Jarang Diketahui Orang, Ternyata Durian Memiliki Sejumlah Manfaat Diantaranya Mengurangi Penuaan Dini

Selain memberikan manfaat kesehatan, konsumsi durian juga dikatakan dapat meningkatkan perasaan bahagia karena kandungan gulanya.

Namun, Dr. Zaidul Akbar menekankan pentingnya tidak berlebihan dalam mengonsumsi durian untuk menghindari dampak negatif.

"Nah kalau anda lagi sedang tidak bahagia, maka makanlah durian karena gulanya bagus bikin bahagia, asal jangan berlebihan aja," ucapnya.

Poin menarik lain yang dibahas oleh Dr. Zaidul Akbar adalah penggunaan kulit putih durian.

Menurutnya, meletakkan air pada kulit durian menggunakan kulit putihnya dapat memberikan sensasi tersendiri.

Kulit putih durian bahkan dapat digunakan sebagai alat pembersih tangan dan untuk menghilangkan bau durian setelah makan.

Baca juga: Sering Tidak Disadari, Ini Penyebab dan Cara Mencegah Penyakit Katarak Menurut dr Zaidul Akbar, Catat!

Air yang diletakkan pada kulit putih durian, jika diminum, diklaim dapat menghilangkan rasa begah di perut usai mengonsumsi durian berkat kandungan zat saponin.

Dr. Zaidul Akbar juga memberikan saran terkait waktu makan, dengan tidak menganjurkan makan malam demi menjaga kesehatan.

Ia mengutip kebiasaan Nabi yang sehabis Isya langsung tidur tanpa makan lagi sebagai contoh.

"Satu resep kalau badannya mau sehat yaitu jangan makan malam. Kalau gak makan, langsung tidur kayak Nabi habis Isya langsung tidur secara umum kecuali ada keperluan atau masalah umat yang lain," kata dr Zaidul Akbar.

Menurutnya, tidak makan malam merupakan salah satu rahasia menjaga kesehatan. Bagi yang tetap ingin makan malam, disarankan untuk melakukannya dua jam sebelum tidur.

Baca juga: Begini Cara Atasi Kolesterol Tanpa Obat, Praktis dan Mudah kata dr Zaidul Akbar

Lebih lanjut, Dr. Zaidul Akbar mengatakan bahwa jika matahari sudah terbenam, sebaiknya tidak ada makanan lagi yang masuk ke tubuh.

Cukup dengan minum saja, karena hal ini akan membantu tubuh mendetoksifikasi sisa-sisa makanan sebelumnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam Al-Qur'an, malam dianggap sebagai waktu untuk istirahat, dan menganjurkan agar tubuh tidak dibebani oleh makanan pada malam hari.

"Malam itu sebagai istirahat, jangan bebani tubuh dengan makan malam," tegasnya.

Terakhir, Dr. Zaidul Akbar memberikan perbandingan antara konsumsi makan siang dan makan malam.

Ia menyatakan bahwa meskipun jumlah kalori sama, nasibnya dalam tubuh bisa berbeda.

Makan malam, terutama setelah matahari terbenam, dapat menyebabkan tubuh lebih sulit mencerna dan memproses nutrisi, sehingga disarankan untuk membatasi konsumsi makanan pada malam hari.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rayakan Orange’s Day 27th, Mahasiswa FIKOM Universitas Esa Unggul dan Komunitas Gumul Juang Sukses Gelar Program PKM di Jatinegara Jakarta Timur
Setelah Atraksi dengan Barang Bekas Viral di Medsos, SDN Tegalega Jampangtengah Sukabumi Dapat Peralatan Marching Band Baru dari Presiden Prabowo Subianto
11 Hari Jelang Putusan Hakim PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Buat Video Kronologi Sengketa: “PT Bumi Karsa-Kalla Grup Tidak Pernah Membeli Lokasi Ahli Waris Labbai bin Sonde”
“The Friendship Linedance Gathering” Bersama Jun & Friends di Revo Mall Kota Bekasi: Dimeriahkan Mama-Mama Very Cute, Pererat Silaturahmi Sesama Pedansa
Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja