Didakwa Korupsi Rp 13.496.700.000, Mantan Rektor UMIKA Bekasi Kembalikan Uang Senilai Rp 7 Miliar

Jumat, 1 Nov 2024 20:35
    Bagikan  
Didakwa Korupsi Rp 13.496.700.000, Mantan Rektor UMIKA Bekasi Kembalikan Uang Senilai Rp 7 Miliar
Hendi Suhendi

Uang Rp 7 miliar yang diperlihatkan saat jumpa pers di Kejati Jabar

INDONESIATREN.COM - Uang senilai Rp 7.000.000.000 (tujuh miliar rupiah) pada Jumat, 1 November 2024, diperlihatkan ke hadapan wartawan, dalam jumpa pers di Media Center Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar), Jalan L.L.R.E. Martadinata Nomor 54, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

Hadir dalam jumpa pers itu, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jabar, Dr. Dwi Agus Arfianto, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi, Dwi Astuti Beniyati, S.H., M.H.

Baca juga: Lowongan Kerja bagi Warga Indonesia Update ke 13

Jumpa pers ini dilaksanakan untuk menjelaskan perihal pengembalian keuangan negara, dalam perkara tindak pidana korupsi penyimpangan Dana Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Kuliah Angkatan Tahun 2020 sampai dengan Tahun 2022 di Universitas Mitra Karya (UMIKA), Bekasi.

undefinedJumpa pers terkait pengembalian uang negara oleh mantan Rektor UMIKA Bekasi

Dalam kasus itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi telah menetapkan Dr. H. Suroyo, Rektor UMIKA tahun 2020-2021, sebagai tersangka, dan kini sebagai terdakwa. Status tersangka dan kemudian terdakwa juga disandang oleh Dr. Sri Hari Jogya, SH. M.Si., selaku Rektor UMIKA tahun 2022.

Baca juga: Pentaskan “Wingit” saat Milangkala ke-66, Studiklub Teater Bandung Buktikan Tetap Eksis di Bawah Kolong Langit

Kedua mantan Rektor UMIKA ini didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi penyimpangan Dana Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Kuliah Angkatan Tahun 2020 sampai dengan Tahun 2022 di UMIKA, Bekasi.

Modus yang dijalankan kedua terdakwa adalah dengan melakukan pemotongan terhadap Dana Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) itu, sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 13.496.700.000 (tiga belas miliar empat ratus sembilan puluh enam juta tujuh ratus ribu rupiah).

undefinedDua mantan Rektor UMIKA didakwa terlibat korupsi

Baca juga: Kunker ke Kejari Kota Banjar, Ciamis, dan Kota Tasikmalaya, Kajati Jabar Imbau Pegawai Jauhi Judol dan Narkoba

Atas perbuatannya itu, terdakwa Suroyo yang kini tengah menjalani proses persidangan, dijerat dengan pasal hukuman berlapis.

Kesatu, Primair: Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 18 Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca juga: Kesempatan bagi Mahasiswa-Mahasiswi Indonesia: Lowongan Magang Kerja di PT Freeport

Subsidiair: Pasal 3 Juncto Pasal 18 Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kedua, Primair: Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 18 Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca juga: Sebelum Masuk Panti Rehabilitasi, ODGJ Pemanjat Pohon Kelapa Sempat Curi Truk di PLTU Palabuhanratu Sukabumi

Subsidiair: Pasal 3 Juncto Pasal 18 Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

undefinedJumlah kerugian negara tercatat lebih dari Rp 13 miliar

Terdakwa Suroyo melalui keluarganya pun telah melakukan penitipan uang kepada pihak Jaksa Penuntut Umum, yang akan diperhitungkan sebagai uang pengganti terhadap pemulihan kerugian keuangan negara, sejumlah Rp 7.000.000.000 (tujuh miliar rupiah).

Baca juga: Lowongan Kerja bagi Warga Indonesia Update ke 12

Uang senilai Rp 7.000.000.000 (tujuh miliar rupiah) itu pula yang diperlihatkan kepada wartawan, dalam jumpa pers di Media Center Kejati Jabar pada Jumat, 1 November 2024.

Seluruh uang itu dititipkan ke Rekening Titipan Bank Syariah Indonesia (BSI), atas nama Kejari Kabupaten Bekasi, dan akan dilakukan eksekusi pada saat perkara terdakwa telah mendapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 8-Jun-2026 21:28
Lowongan Kerja
Tanah Diduduki dan Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Jubir Ahli Waris Labbai: “Kita Santai Saja, Tunggu Putusan Pengadilan Negeri Makassar”
Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar karena Timbun dan Bersih-Bersih Tanah Milik Sendiri, Jubir Ahli Waris Labbai: “Salah Alamat”
Tumbuhkan Asa pada Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus Indonesia 2026 di Hall Dewan Pers Jakarta

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja